Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Korupsi

Tersangka OTT KPK Romahurmuziy Dikabarkan Sakit, Benarkah BAB Sampai Keluar Darah?

Beredar kabar Romahurmuziy alami sakit buang air besar sehingga dubur Romahurmuziy keluar darah ketika BAB atau buang air besar.

Editor:
Tribunnews.com
Tahanan M Romahurmuziy 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Beredar kabar Romahurmuziy alami sakit buang air besar sehingga dubur Romahurmuziy keluar darah ketika BAB atau buang air besar. 

Kondisi terkini Romahurmuziy sakit saat buang air besar hingga dubur Romahurmuziy keluar darah ketika BAB, maka pria yang akrab disapa Romy dirawat di RS Polri Kramat Jati.

Bahkan, diduga diharuskan Romy menjalani pemeriksaan colok dubur untuk bisa menyembuhkan penyakit BAB Romy saat ini.

WartaKotaLive melansir Intisari Online, mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romy dikabarkan sedang berada di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk dirawat.

Diketahui, dikabarkan Romy mengeluh sakit ketika buang air besar atau BAB.

Bahkan, Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen Pol Musyafak menyatakan bahwa Romy mengeluarkan darah besar saat BAB.

Dalam pemeriksaan, polisi menemukan bahwa ada infeksi di saluran bawah dan pelebaran di pembuluh darah bagian bawah Romy.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada kabar lebih lanjut mengenai penyakit apakah yang diderita oleh Romy.

Namun, merujuk pada artikel kompas.com berjudul "BAB Berdarah? Bisa Jadi Gejala Kanker Usus Besar", maka bisa jadi Romy menderita kanker usus besar.

Berdasarkan data World Health Organization (WHO) 2012, diperkirakan terdapat 14 juta kasus kanker baru yang muncul dan kanker kolorektal atau kanker usus besar.

Baca: Girls Squad Nama Geng Nia dan Jessica Iskandar, Sekarang Arisan Berlian Mewah Bukan Arisan Uang

Baca: Kodam Cenderawasih: Itu Fitnah Tanpa Dasar

Baca: Update Kasus Mutilasi Guru Honorer di Kediri - 3 Postingan Instagram untuk Petunjuk Penyelidikan

Adalah, kanker peringkat ketiga paling umum yang ditemukan pada pria dan wanita dengan 1,4 juta kasus di seluruh dunia.

Kanker kolorektal merupakan jenis kanker ketiga terbanyak di Indonesia.

Jumlah ini diperkirakan akan semakin meningkat seiring perubahan pola hidup penduduk Indonesia.

Menurut dr Ibrahim Basir, SpB-KBD dari Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Digestif Indonesia Jakarta Raya (IKABDI Jaya), sekitar 50% pasien dengan kanker usus besar datang ke rumah sakit sudah memasuki fase lanjut.

Bahkan, terkadang sudah tdak dapat diobati.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved