Kegempaan Masih Terjadi, Masyarakat Diminta Tak Beraktivitas Radius 2,5 Km dari Kawah Karangetang

Sementara pada sore hari juga aktivitas puncak kawah tidak terlihat, dan untuk kegemaran tetap tercatat.

Kegempaan Masih Terjadi, Masyarakat Diminta Tak Beraktivitas Radius 2,5 Km dari Kawah Karangetang
tribun manado/alpen martinus
Gunung Karangetang, Senin (1/4/2019) siang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SITARO - Aktivitas kegempaan Gunung api Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro terus terjadi.

Pada Senin (1/4/2019) siang, meski secara visual tidak terlihat, namun kegempaan masih terjadi.

"Status gunung Karangetang masih tetap pada level III atau siaga," ujar Didi Wahyudi, petugas Pos Pemantau Gunung Api Karangetang.

Sementara pada sore hari juga aktivitas puncak kawah tidak terlihat, dan untuk kegemaran tetap tercatat.

Terjadi guguran tiga kali dengan amplitudo 2-3 mm, durasi 35-40 detik, vulkanik dangkal 3 kali, juga microtremor terekam dengan amplitudo 0.25 mm.

Untuk rekomendasi PVMBG Bandung, Didi mengatak belum berubah.

Warga dilarang mendekati, melakukan pendakian, atau beraktivitas di dalam zona bahaya yaitu radius 2.5 km dari puncak kawah dua (utara) dan kawah utama (selatan).

Selain itu, area perluasan sektoral dari kawah dua ke arah Barat-Baratlaut sejauh 3 km dan ke arah Baratlaut-Utara sejauh 4 km.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.

TRIBUNMANADO.CO.ID/ALPEN MARTINUS

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved