Dua Puncak Kawah Karangetang Terlihat Berasap

Dua puncak kawah gunung Karangetang terlihat keluarkan asap kawah, Senin (1/4) pagi.

Dua Puncak Kawah Karangetang Terlihat Berasap
TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS
Aktivitas Gunung Karangetang 

Dua Puncak Kawah Karangetang Terlihat Berasap

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- Dua puncak kawah gunung Karangetang terlihat keluarkan asap kawah, Senin (1/4) pagi.

Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 150 meter di atas puncak kawah.

"Asap kawah dua putih sedang-tebal, tinggi sekitar 100 meter," jelas Didi Wahyudi petugas pos PGA Karangetang.

Baca: TERUNGKAP! Amelia Siswi SMA yang Jual Keperawanan Rp 1,5 Juta, Ternyata dalam Suasana UN?

Baca: Begini Cerita, Prabowo Subianto Kantongi Uang Rp 50 Ribu di Saku Jas Selama Debat

Baca: Wanita SPG Rokok dan Bosnya Gagal Berhubungan Intim karena Hal Ini

Untuk kegempaan terjadi empat kali guguran dengan amplitudo 3-6 mm, durasi  25-50 detik, hembusan tiga kali dengan amplitudo 5-6 mm, durasi 10-12 detik, hybrid tiga kali dengan amplitudo 6-12 mm, S-P : 0 detik, durasi 13-15 detik.

Juga terekam vulkanik dalam sekali dengan amplitudo 12 mm, S-P : 0.5 detik, durasi 10 detik, serta tektonik jauh 3 kali dengan amplitudo 16-50 mm, S-P : 20 detik, durasi : 40-85 detik, dan microtremor terekam dengan amplitudo 0.25 mm (dominan 0.25 mm).

"Status gunung Karangetang masih terus pada level III atau siaga," jelasnya.

Baca: India Open 2019 - Greysia Polii/Apriyani Rahayu Juara, Gelar Pertama Mereka Tahun Ini

Baca: Serda Hadi Ingin Menambah Pengalaman di Bidang Pertanian

Baca: Jadwal Terbaru Semifinal Piala Presiden 2019

Untuk rekomendasi PVMBG Bandung pun belum berubah, warga masih tetap yaitu dilarang mendekati,  melakukan pendakian atau beraktivitas di dalam zona bahaya yaitu radius 2.5 km dari puncak kawah dua (Kawah Utara) dan kawah utama (selatan) serta area perluasan sektoral dari Kawah Dua ke arah Barat-Baratlaut sejauh 3 km dan ke arah Baratlaut-Utara sejauh 4 km.

Warga yang berada di area Baratlaut-Utara dari Kawah Dua, di antaranya Kampung Niambangeng, Beba dan Batubulan agar dievakuasi ke tempat yang aman dari ancaman guguran lava atau awan panas guguran gunung Karangetang yaitu di luar zona bahaya.

Baca: Tingkatkan Pelayanan, Batik Air Datangkan Pesawat Baru Airbus 320-200 CEO ke-42

Baca: Begini Cerita, Prabowo Subianto Kantongi Uang Rp 50 Ribu di Saku Jas Selama Debat

Masyarakat tetap dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai. (Amg)

Baca: Gadis ABG Dipaksa Layani Hasrat Tiga Kakak Kandungnya di Tempat Ibadah, Ini Kronologinya!

Baca: Terciduk Setubuhi Anak Kandung, Suami Dilaporkan Istri ke Polsek Toboali

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved