Ayahnya Larang Main Game League of Legends, Bocah 15 Tahun Bunuh Diri di Hari Ulang Tahunnya

Seorang remaja laki-laki nekat mengakhiri hidupnya, setelah argumen sengit dengan ayahnya, karena kebiasaannya bermain game online.

Ayahnya Larang Main Game League of Legends, Bocah 15 Tahun Bunuh Diri di Hari Ulang Tahunnya
Apple Daily
Bocah 15 tahun bunuh diri karena ayahnya melarangnya bermain game League of Legends 

Namun sayang, itu terlambat. Cheng dinyatakan meninggal pada pukul 3 dini hari di keesokan harinya.

Cheng merupakan seorang anak yang riang dan penuh semangat. Dia adalah murid yang pintar, dengan nilai cemerlang di sekolah. Ia juga memiliki banyak teman.

Baca: KPK: 215 Instansi Patuh dan Sudah Laporkan Harta Kekayaan

Baca: Warga Manado Heboh, di itCenter Harga HP hanya Rp 50.000

Remaja itu tinggal bersama ayah dan kakak perempuannya, setelah orangtuanya bercerai 3 tahun lalu.

Sejak memasuki bangku SMA, Cheng mulai merasa tertekan dengan sekolahnya, dan mulai menghabiskan lebih banyak waktu bermain video game untuk menghilangkan stres.

Ia menghabisi nyawanya tepat di hari ulangtahunnya. Dan keluarganya memesan pizza untuk merayakan ulang tahun di malam hari.

Pihak berwajib menemukan pesan sebelum bunuh diri. Ia mengatakan bahwa dirinya bunuh diri karena ingin merasa bebas.

Cheng juga meninggalkan pesan untuk sahabat baiknya, Wu, sekaligus meninggalkan uang untuknya.

“Tolong berikan uang ini pada Wu, unuk membayar persahabatan selama 9 tahun. Terima kasih untuk waktu 9 tahun,” tulisnya dalam pesan.

TONTON JUGA:

 Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Bocah 15 Tahun Bunuh Diri Gara-gara Ayahnya Melarang Main Game League of Legends

Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved