Inilah Jadwal Seminar Damietta, 800 Tahun Perjumpaan St. Fransiskus Asisi dan Sultan Malik

Kegiatan akan dibuat mulai pukul 08.00 dengan perayaan ekaristi yang dipimpin oleh Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC

Inilah Jadwal Seminar Damietta, 800 Tahun Perjumpaan St. Fransiskus Asisi dan Sultan Malik
IST
Jadwal Seminar Damietta 

Inilah Jadwal Seminar Damietta, 800 Tahun Perjumpaan St. Fransiskus Asisi dan Sultan Malik Al Kamil

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-   Ketua Panitia Seminar Damietta  Hanny Rawung OFS dan sekretaris Yonas Adam menggelar seminar dalam rangka 800 tahun (1219-2019) perjumpaan St. Fransiskus Asisi dengan Sultan Malik Al Kamil.

Kegiatan akan dibuat Rabu (3/4/2019). Kegiatan akan dibuat mulai pukul 08.00 dengan perayaan ekaristi yang dipimpin oleh Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC 

Baca: Khouni Paparkan Populasi Macaca Nigra di Cagar Alam Tangkoko Pada Kegiatan SRAK

Baca: Kata Manajemen Persib Bandung soal Rumor Bakal Coret Bojan Malisic seusai Datangkan Fabiano Beltrame

"Pukul 10.00-10.15 pembukaan, 10.15-13.00 seminar, 13.00-14.00 makan siang dan selesai. Tempat Emmanuel Amphiteater-Catholic Youth Center Lotta," kata Adam.

Diketahui, Keuskupan Manado dan Ordo Fransiskan Sekular Manado akan mengelar seminar dengan Tema: Damietta: Perjumpaan dan Dialog Damai. Sub Temanya : A Man Of Peace.

"Kegiatan dalam rangka memperingati 800 tahun Perjumpaan Santo Fransiskus dan Sultan Malek Al Kamel. Itu menjadi awal sejarah baru Gereja Katolik dan dunia. Santo Fransiskus datang tanpa membawa senjara meyakinkan Sultan untuk menerima sang pembawa damai," kata Adam.

Baca: 5 Zodiak Berikut Terlalu Realistis dan Logis, Berpikir Panjang Sebelum Mengambil Keputusan

Pembicanya Pastor Dr. Peter Aman, OFM, Pastor Damianus Pongoh, SS, Lic. Isl (Ketua BKSAUA Sulut, Islamolog), Alimatul Qibitiyah, Ph. D dan Pastor Prof. Dr. Johanis Ohoitimur, MSC. Peserta bawa botol minum (bbm), wajib daftar dan tidak dipungut biaya.

Diketahui,  800 tahun lalu ada perjumpaan Fransiskus Assisi dengan Sultan Malik Al Kamil di Damieta, Mesir. Santo Fransiskus dikenal dalam sejarah sebagai tokoh yang berhasil membangun dialog dan perdamaian di tengah situasi perang salib.

Menurut wikipedia, perang salib terjadi 1095 – 1492. Menurut beberapa sumber yang lain, perang salib dimaklumkan untuk menahan gempuran terhadap daerah kekristenan di Eropa juga merebut kembali Yerusalem demi para peziarah. Menurut mereka sebelumnya hampir 2000 tahun lalu itu daerah Yerusalem dan sekitarnya sebagian besar merupakan daerah kristiani. Kisah-kisah damai terjadi seperti kisah Santo Fransiskus dan Sultan Malek.

Baca: 5 Zodiak Berikut Terlalu Realistis dan Logis, Berpikir Panjang Sebelum Mengambil Keputusan

Baca: Fakta-Fakta di Balik Kasus Prostitusi Online, Berawal dari Teman Sendiri hingga Uang Jajan

Baca: Jadwal Piala Presiden 2019 Hari Ini, Persebaya Surabaya Vs PS Tira Persikabo, Pukul 15.30 WIB

Penulis: David_Manewus
Editor: Chintya Rantung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved