Asap Putih Tebal Masih Nampak di Puncak Gunung Karangetang

Dari kawah utama terlihat asap kawah bertekanan kuat teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 75-100 m di atas puncak kawah.

Asap Putih Tebal Masih Nampak di Puncak Gunung Karangetang
TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS
Kepulan asap putih nampak masih keluar di atas puncak kawah gunung Karangetang, Rabu (27/3) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, SITARO - Kepulan asap putih nampak masih keluar di atas puncak kawah gunung Karangetang, Rabu (27/3) pagi.

Dari kawah utama terlihat asap kawah bertekanan kuat teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 75-100 m di atas puncak kawah.

"Kawah dua terlihat asap putih tebal setinggi 25-50m," jelas Yudia Tatipang Kepala pos PGA Karangetang.

Untuk aktivitas kegempaan terekam gempa hembusan terjadi sekali dengan amplitudo  4 mm, durasi 15 detik, hybrid 5 kali dengan amplitudo 4-7 mm, S-P : 0 detik, durasi 6 detik, vulkanik dangkal sekali terjadi dengan amplitudo 5 mm, durasi 4 detik, dan vulkanik dalam 2 kali dengan amplitudo 12-22 mm, S-P : 0.5-1 detik, durasi 8-9 detik.

Baca: Tak Kalah Glamor dari Syahrini, Fashion Item Luna Maya Ini Harganya Buat Geleng Kepala

Baca: TNI, Polri dan PNS Naik Gaji, Ini Daftarnya, Mulai dari Prajurit Hingga Jenderal

Baca: Tokopedia Hadirkan Fitur Fast Refund Pertama di Indonesia, Dana Tiket Pesawat Bisa Kembali

Juga terktonik jauh terekam dua kali dengan amplitudo 12-50 mm, S-P 19 detik, durasi  25-62 detik, serta microtremor terekam dengan amplitudo 0.25 mm (dominan 0.25 mm)

"Status gunung Karangetang tetap pada level III atau siaga," jelasnya.

Untuk rekomendasi PVMBG Bandung pun belum berubah, warga masih tetap yaitu dilarang mendekati,  melakukan pendakian atau beraktivitas di dalam zona bahaya yaitu radius 2.5 km dari puncak kawah dua (Kawah Utara) dan kawah utama (selatan) serta area perluasan sektoral dari Kawah Dua ke arah Barat-Baratlaut sejauh 3 km dan ke arah Baratlaut-Utara sejauh 4 km.

Warga yang berada di area Baratlaut-Utara dari Kawah Dua, di antaranya Kampung Niambangeng, Beba dan Batubulan agar dievakuasi ke tempat yang aman dari ancaman guguran lava atau awan panas guguran gunung Karangetang yaitu di luar zona bahaya.

Masyarakat tetap dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved