Menjaga Kinerja Otak, Salah Satunya Mengkonsumsi Jamur Loh, Ini Penjelasannya!

Semua orang ingin memiliki hidup yang sehat bahkan hingga usia senja.Sebagian orang akan melakukan gaya hidup sehat agar tetap bugar saat tua

Menjaga Kinerja Otak, Salah Satunya Mengkonsumsi Jamur Loh, Ini Penjelasannya!
Tribun style
Macam-macam Jenis Jamur (The Mushroom Council) 

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- Semua orang ingin memiliki hidup yang sehat bahkan hingga usia senja.

Sebagian orang akan melakukan gaya hidup sehat agar tetap bugar saat tua.

Banyak juga yang melakukan latihan teratur dan makan makanan bergizi untuk menjaga fungsi otak hingga tua nanti.

Penurunan fungsi otak memang menjadi momok terutama bagi orang yang sudah memasuki usia paruh baya.

Namun ada kabar baik bagi orang-orang yang sedang mencari cara untuk menjaga kinerja otak hingga tua.

Jamur bisa menjadi solusinya.

Dilansir dari Elite Readers (21/3), makan dua porsi jamur tiap minggu dapat mengurangi resiko penurunan fungsi otak hingga 50%.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Alzheimer's Disease, ilmuwan mengungkap mengonsumsi setidaknya 300g jamur dapat mengurangi risiko gangguan kognitif ringan.

Baca: Polres Tomohon Berhasil Bebaskan Ketua KPU Tomohon dari Penyanderaan, Simulasi Sispamkota 2019

Baca: Ditahan sebagai Tersangka Korupsi, Rommy Kritik Fasilitas Rutan KPK, Ventilasinya Sangat Kurang

Macam-macam Jenis Jamur
Macam-macam Jenis Jamur (The Mushroom Council)

"Makan 300g atau lebih jamur yang dimasak, kira-kira sama dengan punnet (keranjang kecil buah) berukuran sedang, dapat menurunkan risiko gangguan kognitif ringan," tertulis dalam artikel seperti dikutip DailyMail via Elite Readers.

"Bahkan makan dalam jumlah kecil tetap dapat bermanfaat."

Baca: Inilah Pemicu Gading Marten Mantan Gisel Menangis Nyanyikan Pergilah Kasih, Penonton Heboh

Lalu apa sebenarnya gangguan kognitif ringan?

Menurut ahli medis, gangguan kognitif ringan atau mild cognitive impairment (MCI) adalah fase peralihan antara penuaan normal dan demensia. Pada kondisi ini fungsi kognitif seperti daya ingat, keterampilan sosial, reaksi emosi, dan intelektualitas menurun.

Halaman
12
Editor: Chintya Rantung
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved