Dansatgas berikan Testimoni Tentang TMMD ke-104

Letkol Arm Gregorius Eka Setiawan, S.E selaku Dansatgas TMMD ke-104 ‎ dalam testimoninya berharap dapat menyelesaikan seluruh sasaran fisik maupun non

Dansatgas berikan Testimoni Tentang TMMD ke-104
Istimewa
Dansatgas TMMD ke 104 Letkol Inf Gregorius Eka Setiawan 

TRIBUNMANADO.CO.ID-Program Bakti ‎ TNI Manunggal Membangun Desa(TMMD) ke-104 yang dilaksanakan di Desa Rusoh bertujuan untuk membangun Desa guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat khususnya di Desa yang berada di beranda terdepan Negara kesatuan republik Indonesia (NKRI).

Selama satu bulan waktu pelaksanaan program bakti TMMD di Desa Rusoh Kecamatan Beo Selatan, Kabupaten Kepulauan Talaud, melibatkan prajurit satuan tugas (satgas) TMMD, Polri, masyarakat dan Mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unrat) Manado yang tengah kuliah kerja terpadu (KKT) di sana.

Letkol Arm Gregorius Eka Setiawan, S.E selaku Dansatgas TMMD ke-104 ‎ dalam testimoninya berharap dapat menyelesaikan seluruh sasaran fisik maupun non fisik dari TMMD ke-104 di Desa Rusoh.

"Sasaran fisik antara lain adalah jalan produksi, kantor tiga pilar desa, dan fasilitas umum di lokasi wisata air terjun ampas tadunan di Desa Rusoh," kata Gregorius.

Baca: Prajurit Satgas TMMD Bersihkan Sampah di Desa

Dalam pengerjaan pembangunan sasaran fisik yang dilakukan dengan cepat dan hanya dalam waktu satu bulan ini tidak mengurangi kualitas terhadap pembangunan dan tetap memenuhi standar yang ada.

Selaku dansatgas dan komanan kodim (Dandim) 1312/Talaud pengawasan melekat terhadap proses pembangunan, guna menghasilkan pembangunan yang efektif dan memenuhi standar yang ada.

Selain daripada itu Dansatgas TMMD ke-104 juga memberikan dukungan moril secara langsung kepada personel Satgas TMMD ke-104 untuk memberikan motivasi dan meningkatkan semangat kerja dari Personel Satgas TMMD ke-104.

Baca: Selain Bantu Proyek TMMD, Mahasiswa Juga di Ajar Disiplin

Kegiatan sasaran non fisik juga terus dilakukan salah satunya adalah diselenggarakan nya sosialisasi yang bekerjasama dengan dinaa terkait, belajar mengajar sore hari yang dilakukan oleh TNI dan mahasiswa Universitas Samratulangi Manado dan bhakti sosial berupa pelayanan kesehatan gratis.

"Harapan kami dengan adanya kegiatan TMMD ini baik fisik maupun non fisik kita dapat mempercepat pembangunan di wilayah. Baik pembangunan fisik yang berdampak terhadap meningkatnya ekonomi masyarakat dan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan sumber daya manusia melalui kegiatan sasaran non fisik," ungkap Dansatgas.(crz)

Berita Populer: Diskusi tentang BPJS Kesehatan, Sandiaga Uno: Stop Pengobatan Ibu Lis di Sragen, Ini Faktanya

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved