Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Simak Prediksi IHSG: Ada Sentimen Domestik

Bagaimana prediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)? Indeks saham nasional diprediksi bakal melanjutkan penguatan

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
kontan
Monitoring lalay pergerakan IHSG 


 
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Bagaimana prediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)? Indeks saham nasional diprediksi bakal melanjutkan penguatan pada perdagangan menjelang akhir pekan ini, Jumat (15/3). Sentimen domestik bakal menjadi penyokong penguatan indeks Tanah Air.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (14/3), IHSG ditutup menguat 0,56% ke level 6.413,26. Sayangnya, meskipun indeks menguat investor asing masih mencatatkan net sell di seluruh pasar sebanyak Rp 313,05 miliar.

Analis BCA Sekuritas Achmad Yaki memperkirakan, indeks akhir pekan cenderung akan bergerak bullish pada kisaran support 6.370. Sedangkan untuk level resistance berada di kisaran 6.458.

"Sentimennya masih dominan domestik, seperti earning seasons full year 2018, plus data neraca perdagangan dan ekspor impor Indonesia (dirilis besok)," kata Achmad kepada Kontan.co.id, Kamis (14/3).

Untuk memanfaatkan momentum penguatan tersebut, beberapa saham bisa dilirik investor pada perdagangan besok, seperti BMRI, JPFA, BTPS, BNGA dan TLKM. "Saham saham ini bisa menjadi pertimbangan besok," tandasnya.

Hal serupa juga disampaikan Analis Royal Investium Sekuritas Wijen Ponthus. Dia mengatakan, indeks masih akan menguat dengan dukungan sentimen domestik.

"Pasar optimistis bahwa data neraca perdagangan yang dirilis besok (15/3) akan lebih baik. Optimisme tersebut sudah tercermin pada perdagangan hari ini (14/3)," jelas Wijen.

Ilustrasi saham
Ilustrasi saham (kontan)

Ini rekomendasi saham MYOR, MLBI, ROTI

Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan berlangsung April nanti, sejumlah analis memprediksi emiten sektor Food & Beverages (F&B) akan mengalami dampak positif.

Berdasarkan laporan keuangan beberapa emiten F&B seperti PT Mayora Indah Tbk (MYOR, anggota indeks Kompas100 ini), PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) dan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) tercatat emiten-emiten tersebut mengalami kenaikan dari sisi pendapatan dan laba bersih.

MYOR mencatat pendapatan sebesar Rp 17,34 triliun pada Q3 2018 atau naik 21,33 % dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 14,29 triliun.

Sementara laba bersih tercatat mengalami kenaikan sebesar 18.55 % atau naik dari Rp 927,8 miliar menjadi Rp 1,1 triliun. Sedangkan, MLBI dan ROTI mencatat penurunan laba operasi.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto ketika dihubungi Kontan pada Kamis (14/1) mengungkapkan penurunan laba operasi masih dianggap wajar selama diiringi dengan kenaikan penjualan.

Ia mencontohkan MLBI tahun lalu memasuki pasar ekspor sehingga memungkinkan terjadi peningkatan pada beban operasi.

Analis Reliance Sekuritas Kornelis Wicaksono berpendapat emiten sektor consumer goods secara umum memiliki prospek yang cerah ke depannya termasuk jelang pemilu. “Terlihat dari tiga pemilu terakhir, sektor consumer mampu mengalami kenaikan rata-rata sebesar 46,35%” jelas Kornelis.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved