BKSDA Sulawesi Utara Akan Sosialisasi ke Objek Wisata Soal Burung Hantu

Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Utara telah mengidentifikasi setidaknya ada dua jenis burung hantu yg sering dipakai untuk peragaan

BKSDA Sulawesi Utara Akan Sosialisasi ke Objek Wisata Soal Burung Hantu
TRIBUN MANADO/FINNEKE WOLAJAN
Cantik dan Bunga, burung hantu jenis Sulawesi Masked Owl atau nama latinnya Tyto rosenbergii. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Utara telah mengidentifikasi setidaknya ada dua jenis burung hantu yg sering dipakai untuk peragaan selama ini yakni Tyto rosenbergii dan Tyto inexspectata.

"Tyto rosenbergii belum dilindungi sementara Tyto inexspectata masuk satwa dilindungi," ujar Kepala Seksi Wilayah 1, BKSDA Sulut Yakub Ambagau, Jumat (15/3/2019). Berdasarkan PP Nomor 7 Tahun 1999, Tyto rosenbergii memang belum masuk satwa dilindungi.

Baca: Burung Hantu Jadi Objek Foto, Mereka Terlihat Mengantuk dan Sesekali Tertidur

Dalam waktu dekat ini BKSDA Sulut akan melakukan pendataan dan sosialisasi ke lokasi-lokasi obyek wisata yang menggunakan burung hantu untuk peragaan.

"Karena burung dilindungi tidak bisa digunakan untuk peragaan. Untuk yang tidak dilindungi, kami akan coba arahkan mereka untuk membentuk kelompok atau lembaga supaya bisa urus izin," jelasnya. (fin)

Berita Populer: Penikaman di Depan SMU St Thomas Aquino Manado, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Penulis: Finneke Wolajan
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved