Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Idrus Berdalih Minta 2,5 Dolar AS Cuma Bercanda

Mantan Menteri Sosial asal Partai Golkar Idrus Marham selaku terdakwa suap proyek PLTU Riau-1 mengaku permintaannya

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
tribunnews.com
Idrus Marham 

Seret Airlangga Hartanto

Idrus dalam sidang pemeriksaan terdakwa ini juga mengungkapkan rekan separtainya yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar dan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, telah dipersiapkan untuk menggantikan Setya Novanto sebagai ketua umum partai.

Menurut dia, pemerintahan presiden Joko Widodo-wakil presiden Jusuf Kalla sudah memberikan restu kepada Airlangga maju menggantikan posisi Novanto yang terjerat kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP.

"Tanggal 25-26 November (2017,-red) sebenarnya sudah penguatan AH (Airlangga Hartarto,-red) sudah ada telepon dari oknum pemerintahan," kata Idrus.

Sejak Setya Novanto berstatus tersangka, kata Idrus, gejolak untuk menggantikan Novanto dengan Airlangga semakin menguat. Belakangan, malah dia mengetahui politisi Partai Golkar, Eni Maulani Saragih sudah melakukan manuver untuk mengajukan Airlangga.

Bahkan, dia mengklaim, Eni Saragih melakukan konspirasi dengan Airlangga untuk meminta tolong kepada pengusaha Johanes Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources, Ltd yang tengah meminta tolong ikut proyek PLTU Riau-1.

"Dan sebelum November saya baru tahu Eni sudah konspirasi dengan AH tanggal 26 (November 2017,-red) minta tolong ke Kotjo. Eni minta ke saya agar Idrus tidak maju ya saya tidak maju," kata dia.

Akhirnya, melalui proses penyelenggaraan musyawarah nasional luar biasa (munaslub) pada bulan Desember 2017, disepakati Airlangga sebagai ketua umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto. "26 malam untuk memperkuat koalisi pemerintahan maka diperkuat Airlangga Hartarto saya plt. Secara de jure mungkin sampai 13 Desember, tetapi de facto elemen golkar sudah ke Airlangga," tambahnya. (tribun network/gle/coz)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved