Bom Sibolga, Istri Terduga Teroris Abu Hamzah Ledakkan Diri Bersama 3 Anaknya
Istri terduga teroris Husain alias Abu Hamzah alias Upang diduga meledakkan diri sehingga tewas bersama tiga orang anaknya yang juga ada di dalam ruma
Sementara terduga pelaku teroris Abu Hamzah alias Husein alias Upang sudah berhasil ditangkap Densus 88 Anti Teror Polri dan langsung diamankan.
"Saat akan dilakukan pengecekan awal di rumah pelaku, sekitar pukul 14.50 WIB terjadi ledakan yang melukai petugas," kata Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Pol M Iqbal, Selasa sore.
Akibat dari ledakan tersebut, dua orang mengalami luka di bagian wajah, yakni Naim (42) warga Jalan Cendrawasih, Gang Serumpun, Kelurahan Pancuranbambu. Kemudian seorang korban yang belum diketahui identitasnya, warga Jalan Cendrawasih, Gang Serumpun. Kedua korban sudah di bawa ke RS Metta Medika, Sibolga.
Pantuan di lokasi sekitar pukul 21.03 WIB, tim Brimob dan juga Densus sudah masuk mendekati rumah terduga teroris lengkap dengan senjata laras panjang dan rompi anti peluru. Warga yang ada di sekitar lokasi diminta untuk menjauh.
"Kalau suaminya Abu Hamzah sudah berhasil ditangkap tadi sore, dan langsung diamankan tim Densus. Kami pun enggak tahu di mana diamankan, karena tim Densus dan Gegana yang berperan langsung. Kami saja dari petugas kepolisian yang ada di Sibolga ini hanya sebatas mengamankan masyarakat, kalau yang berperan langsung adalah tim Densus dan Gegana," ujar salah seorang personil polisi yang mengamankan lokasi.
Saat Densus melakukan penggerebekan, sempat terdengar suara ledakan. Berdasar informasi penggerebekan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.
Kabar tersebut beredar luas pertama kali melalui dua video berdurasi pendek, yang di-upload pengguna Facebook bernama Devi. Dalam video pertama yang berdurasi 12 detik, terlihat kepanikan terjadi dengan ramainya orang di sekitar lokasi.
Dalam video kedua berdurasi sembilan detik, terlihat beberapa petugas kepolisian berpakaian lengkap berlari menuju lokasi TKP. Seorang warga bernama Ani membenarkan ada suara ledakan saat penggerebekan.
"Belum tahu apa ledakannya itu. Tapi, suaranya keras kali, kami langsung keluar rumah," kata warga bernama Ani di Sibolga.
Pascaledakan petugas kepolisian langsung mensterilkan lokasi TKP. Warga diperintahkan menjauh dalam radius sekitar 200 meter dari lokasi penggerebekan.
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto langsung terbang ke Sibolga menggunakan helikopter didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja dan mendarat di Lapangan Horas, Sibolga sekitar pukul 16.30 WIB.
Namun, saat dihubungi Tatan belum berani berkomentar.
"Kalau sudah ada informasi langsung saya kabari," ujarnya. Sesampainya di Sibolga, Agus didampingi Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani langsung menuju lokasi ledakan.
Kepala Divisi Humas Polri membenarkan, Selasa sekitar pukul 14.23 WIB telah dilakukan penangkapan terduga teroris.
"Telah diamankan diduga pelaku teroris atas nama Husain alias Abu Hamzah di Sibolga, Sumut," kata Iqbal, Selasa. Ia menjelaskan, saat akan dilakukan pengecekan awal di rumah pelaku, sekitar pukul 14.50 WIB terjadi ledakan yang melukai petugas. Diduga dalam rumah pelaku, ada istri terduga teroris dan anaknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/warga-panik-saat-ledakan-keras-terjadi-dua-kali-pada-dini-hari.jpg)