Prostitusi Waria

Prostitusi Waria di Manado, Inilah Lokasi Mangkal Waria saat Cari Pelanggan, Segini Tarifnya

Prostitusi waria makin marak di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), pelanggannya umumnya Anak Baru Gede (ABG).

Prostitusi Waria di Manado, Inilah Lokasi Mangkal Waria saat Cari Pelanggan, Segini Tarifnya
Getty Images
Ilustrasi Waria 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Prostitusi waria makin marak di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), pelanggannya umumnya Anak Baru Gede (ABG).

Para waria ini umumnya menjajakan diri secara terbuka saat malam hari di sejumlah titik di Manado.

Di antaranya, kompleks lorong Sekolah Advend Tikala, kompleks depan Bank Mandiri Jalan Dotu lolong Lasut, Kelurahan Pinaesaan, dan di kompleks Gedung President, Jalan Sarapung,  Taman Kesatuan Bangsa, dan sekitaran Pekuburan Borgo serta beberapa hotel di Tikala.

Lokasi inilah menjadi tempat nongkrong puluhan waria saat malam hari.

Rince seorang waria mengatakan mereka melakukan hal ini karena ingin mendapat kepuasan diri.

"Kami keluar malam hari, karena ada yang mencari kami di malam hari. Selain itu, kami mencari uang lewat pekerjaan itu. Banyak yang sudah jadi langganan kami," ujar Rince   tribunmanado.co.id.

Para waria mulai mangkal mencari pelanggan dipinggir jalan saat malam  mulai pukul 23.00 Wita, sampai dini hari.

Digemari Kaum ABG 

Penelusuran Tribun Manado, banyak peminat pelacuran Waria.

Pengakuan sejumlah Waria, mereka saban hari praktek bisa menggaet tiga hingga empat pelanggan.

Halaman
1234
Penulis: Jufry Mantak
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved