Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Usai KRL Anjlok, Menhub Berharap Besok Jalur Kereta Sudah Bisa Kembali Dilalui

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengungkapkan pihaknya berupaya jalur rel kereta bekas Kereta Rel Listrik segera dapat teratasi.

Editor: Rhendi Umar
Internet
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengungkapkan pihaknya berupaya jalur rel kereta bekas Kereta Rel Listrik (KRL) yang anjlok pada rute Jatinegara-Bogor di Kebon Pedes, Bogor segera dapat teratasi.

Dilansir oleh Tribunnews.com, hal itu disampaikannya seusai meninjau lokasi anjloknya KRL lintas Jakarta-Bogor, Minggu (10/3/2019).

Budi mengatakan bahwa besok pada Senin (11/3/2019), jalur tersebut sudah dapat dilalui kembali.

 "Proses evakuasi terhadap gerbong akan kita lakukan segera," kata Budi.

"Malam ini akan bekerja untuk evakuasi gerbong ditarik dan memperbaiki jalur."

"Kita harapkan malam ini selesai dan besok sudah beroperasi kembali," sambungnya.

Selain itu, dirinya juga menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang telah terjadi.

“Hari ini kita mengalami satu musibah anjloknya KRL. Saya meminta maaf atas kejadian ini," ucap Budi.

Atas kejadian nahas tersebut, diketahui telah menjatuhkan sejumlah korban.

Baca: Cerita Korban Kecelakaan KRL, Mengaku Tak Dengar Peringatan, Tiba-tiba Terperosot ke Bawah Kereta

Baca: Alami Kondisi Paling Parah, Masinis KRL Commuter Line Anjlok Jalani Perawatan di RS

Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo S mengungkapkan pihaknya telah menjamin 14 korban luka dalam kecelakaan KRL itu.

Rahardjo menyatakan Jasa Raharja akan menanggung semua biaya perawatan korban.

Biaya perawatan yang ditanggung oleh Jasa Raharja berupa biaya perawatan maksimal senilai Rp 20 juta, tambahan biasa P3K senilai Rp 1 juta, dan transportasi mobil ambulans maksimal Rp 500 ribu.

"Bahwa berdasarkan pada prinsipnya Penumpang yg menjadi Korban kecelakaan tersebut TERLINDUNGI berdasarkan UU Nomor 33 Tentang DANA PERTANGGUNGAN WAJIB KECELAKAAN PENUMPANG dan PMK No. 15 tahun 2017," papar Rahardjo lewat keterangan resmi, seperti dikutip dari Tribunnews.com, Minggu (10/3/2019)

Kereta Api 1722 jurusan Jatinegara menuju Bogor tertimpa tiang listrik Aliran Atas saat melintas di antara Stasiun Cilebut dan Bogor.
Kereta Api 1722 jurusan Jatinegara menuju Bogor tertimpa tiang listrik Aliran Atas saat melintas di antara Stasiun Cilebut dan Bogor. (Twitter/Dindakoya)

Diberitakan sebelumnya, rangkaian kereta JA 1722 tersebut telah anjlok dan tertimpa tiang listrik pada Minggu (10/3/2019).

Berdasarkan video yang diunggah sejumlah netizen, tampak kondisi rangkaian tiga kereta miring ke kiri.

Satu rangkaian tampak tertimpa tiang listrik.

Baca: BNPB Rilis Daftar Korban Luka Akibat KRL Anjlok di Bogor, Simak Penjelasannya!

KRL tersebut merupakan jalur lintas Jatinegara-Bogor yang anjlok di antara stasiun Cilebut-Bogor sekitar pukul 10.15 WIB.

Akibat anjloknya KRL itu, sejumlah perjalanan harus dibatalkan.

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Usai Tinjau KRL Anjlok di Bogor, Menhub Budi Karya Sebut Besok Senin Sudah Bisa Beroperasi Kembali

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved