Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Alami Kondisi Paling Parah, Masinis KRL Commuter Line Anjlok Jalani Perawatan di RS

Masinis KRL Commuter Line yang anjlok di Tanah Sareal, Bogor masih jalani perawatan di Rumah Sakit Salak Bogor

Editor: Rhendi Umar
(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Kereta Api 1722 jurusan Jatinegara menuju Bogor anjlok saat melintas di antara Stasiun Cilebut dan Bogor, Minggu (10/3/2019). Akibatnya, enam orang mengalami luka-luka dan sejumlah perjalanan KRL lintas Jakarta Kota-Bogor terganggu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - VP Komunikasi PT Kereta Commuter Line (KCI) Eva Chairunisa mengungkapkan Yakub, masinis KRL Commuter Line yang anjlok di Tanah Sareal, Bogor masih jalani perawatan di Rumah Sakit Salak Bogor, bersama empat korban lainnya.

Eva juga menuturkan, Yakub sempat tak sadarkan diri akibat akibat peristiwa anjloknya KRL jurusan Jatinegara - Bogor tersebut.

"Iya masinisnya sempat tak sadarkan diri, tapi sekarang sudah sadar ya," ujar Eva dijumpai di lokasi, Minggu (10/3/2019).

Baca: Hasil Survei SMRC: Pemilih Pemilu 2019, Masih Percaya Cara Kerja KPU dan Bawaslu

Baca: Perpanjangan Cuti Melahirkan Siap Diperjuangkan PSI kepada Pemerintah

Dari 19 korban yang tengah dirawat di sejumlah rumah sakit di Kota Bogor, Eva menuturkan bahwa Yakub lah yang mengalami luka cukup parah.

Oleh sebab itu, Yakub diperkirakan akan menjalani rawat inap di Rumah Sakit Salak Bogor, guna mendapatkan perawatan lanjutan dari pihak dokter.

"Paling parah sebenarnya masinisnya sempat tidak sadarkan diri tapi sekarang sudah sadar, kondisinya yaitu terkena benturan yang mungkin untuk masinis masih perlu rawat inap kan harus observasi ya dikhawatirkan benturannya itu mungkin berakibat yang lainnya," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Masinis KRL Commuter Line Anjlok Jalani Perawatan di RS, Sempat Tak Sadarkan Diri

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved