Ternyata 5 Bahan Ini Juga Mengandung Plastik, Gak Cuma Kantong Kresek Loh!
Sejak tanggal 1 Maret, minimarket di Indonesia tidak lagi menyediakan kantong plastik secara gratis demi mengurangi sampah plastik.
2. Pita
Ada banyak pita yang terbuat dari beludru, sutra, satin, serta banyak pilihan dengan harga terjangkau namun mengandung plastik.
Untuk menguranginya, kita bisa menggunakan kembali pita yang sudah pernah dipakai dan menyimpannya saat menerima hadiah yang dibungkus dengan pita.
Selain itu, ada banyak alternatif pita ramah lingkungan dan biodegradable di toko-toko.
3. Kantong teh
Untungnya, tak semua kantong teh mengandung bahan plastik.
Kantong teh dengan bahan polypropylene, yang merupakan plastik penyegel untuk menyatukan isinya, inilah yang berkontribusi besar pada pencemaran laut.
Pada tahun 2018, kelompok lingkungan "38 Degrees" meluncurkan petisi yang menyerukan produsen teh besar, untuk mengeluarkan plastik dari semua kantong tehnya.
Mereka minta para produsen teh menggunakan produk biodegradable yang lebih ramah lingkungan.
Petisi itu mengumpulkan lebih dari 177.000 tanda tangan dan banyak produsen teh sejak itu mengungkapkan rencana untuk memproduksi kantong teh bebas plastik.
4. Bulu binatang buatan
Seiring semakin banyaknya merek fesyen yang melarang penggunaan bulu binatang, penggunaan bulu binatang palsu telah melonjak.
Banyak rumah mode ternama yang mulai beralih menggunakan bulu binatang imitasi dalam produk mereka demi kelestarian hewan. Ini mungkin tampak seperti ide yang baik.
Namun, anggota parlemen Mary Creagh mengatakan, bulu binatang palsu itu dibuat dari serat buatan seperti poliester.
Bentuk poliester yang paling umum adalah polietilen tereftalat, plastik yang terbuat dari minyak mentah yang juga digunakan untuk membuat botol kecap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/teh-celup_20180321_112139.jpg)