Selasa, 19 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harta Karun Masa Kuna Itu Masih Terpendam di Bawah Kuburan Dusun Krapyak

Harta karun diduga kuat dari masa Mataram Kuna itu terpendam di bawah kuburan Dusun Krapyak, Desa Dompyongan, Jogonalan, Klaten

Tayang:
Editor: Chintya Rantung
tribun jogja
Ada bebatuan besar mirip bagian candi (TRIBUNJOGJA.com | Setya Krisna Sumarga) 

Ada bebatuan besar mirip bagian candi (TRIBUNJOGJA.com | Setya Krisna Sumarga)
Di rumah Sadiman, warga Dusun Krapyak yang rumahnya di selatan makam, ada sekurangnya tiga artefak penting sisa bangunan kuna.

Terdiri dua bagian pipi tangga candi, yang sepintas berbentuk makara. Namun Makara pipi tangga ini polos, tidak berbentuk naga atau makhluk aneh seperti di candi-candi kuna lainnnya.

Melihat Harta Karun Mataram Kuno, dari si Cantik Prajdnaparamita Hingga Mangkuk Emas Relief Ramayana

Kedua makara pipi tangga cukup besar itu diletakkan di kiri kanan pintu masuk halaman rumah Sadiman. “Dulu ya pindahan dari makam di belakang sana,” kata Sadiman di halaman rumahnya.

Di daerah ini pernah ditemukan pula Arca Ganesha (TRIBUNJOGJA.com | Setya Krisna Sumarga)
Satu lagi artefak yang terdapat di rumah Sadiman adalah potongan arca kecil yang menyisakan bagian pinggang ke bawah.

Meski sulit memastikan arca figure siapa, namun dari sisanya tampak jelas arca itu cukup detail. Menggambarkan figure sedang duduk bersila dalam posisi tangan bertumpu di kedua pahanya.

“Sejak ditemukannya yang bentuknya begini, sudah terpotong,” kata Sadiman yang mengaku dulu ia pernah menyimpan satu arca lagi, cukup besar, mendekati ukuran tubuh manusia sebenarnya.

Pernah ditemukan sejumlah perhiasa emas semisal cincin di Kali Woro (TRIBUNJOGJA.com | Setya Krisna Sumarga)
“Tapi arca itu sudah hilang, dibawa pergi, katanya pembeli,” aku Sadiman yang bertahun lalu turut ikut saat pembangunan masjid di belakang rumahnya.

“Di bawah masjid itu juga banyak batunya. Mungkin juga di bawah jalan depan masjid, dan di lokasi sekitarnya,” lanjut pria berambut putih ini.

Mungkinkah Areal Pabrik Ini Menyimpan Jawaban Misteri Besar Sejarah Mataram Kuno?

Menurut Purwanto, area yang menyimpan banyak peninggalan kuna di dusunnya kemungkinan sangat luas. Radiusnya bisa mencapai lebih kurang 500 meter.

“Sebelah timur laut, jarak sekitar 400 meter, pernah ditemukan arca juga. Kondisi sangat bagus, posisi berdiri, figurnya dewasa. Entah arca figure siapa. Ditemukan di pekarangan Pak Tumiyo,” katanya.

Diperkirakan berada di kedalaman 1,2 meter di areal pemakaman di Dusun Krapyak, Desa Dompyongan, Jogonalan, Klaten (TRIBUNJOGJA.com | Setya Krisna Sumarga)
“Arca itu dulu kabarnya jatuh ke tangan pembeli, dan waktu itu menimbulkan masalah hukum,” sambung Purwanto sembari menyebut sekurangnya lima arca ditemukan di sekitar Dusun Krapyak.

“Dulu juga ada arca Ganesha, tapi dikubur lagi, entah di mana lokasinya saya lupa,” timpal Sadiman yang menemani Tribunjogja.com berkeliling seputar makam dusun, masjid, jalan kampung, dan pekarangan rumahnya.

Dari cerita Purwanto dan Sadiman, dan keberadaan artefak dan temuan arca, termasuk kisah arca Ganesha, kemungkinan besar candi atau bangunan di Krapyak ini bercorak Hindu atau Siwais.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved