Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Manado

3 Anak di Kontrakan Tumumpa yang Ditinggalkan Orangtua, Ibunya Ternyata Sempat Berkunjung Rabu Malam

Velin Pontoh (13), satu dari tiga anak yang ditinggalkan ibunya Novinta Pontoh, menyebut sang ibu sempat kembali pada Rabu (27/02/2019) lalu.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUN MANADO/ARTHUR ROMPIS
3 Anak di Kontrakan Tumumpa yang Ditinggalkan Orangtua, Ibu Ternyata Sempat Berkunjung Rabu Malam 

"Ia ingin sekali ke TK bersama teman-temannya, tapi sudah tak bisa karena ibu sudah tak ada," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Lingkungan I Tumumpa, Tuminting, Manado, Sulawesi Utara, Junita Thomas, mengunggah kondisi ketiga anak tadi ke media sosial Facebook.

Berikut keterangan pada unggahannya:

Selamat malam mohon bantuannya bagi yg kenal orang tua dari anak2 ini mohon di beri informasi, karna anak yg bungsu sakit panas dari kemarin dan sampai mlm ini masih sakit, dan sudah di bawah ke dr. oleh masyarakat sekitar , mohon skali lagi yg tau atau kenal orng tuanya dan tau keberadaannya, mohon hubungi kami .
Pemerintah kel. tumumpa dua lk I.

Seorang Ibu di Manado Tinggalkan Tiga Anaknya Masih Kecil di Kontrakan
Seorang Ibu di Manado Tinggalkan Tiga Anaknya Masih Kecil di Kontrakan (Facebook Junita Thomas)

Unggahan tersebut sudah ratusan kali dibagikan warganet. 

Velin Rossi Pontoh (13), merupakan anak tertua dari tiga kakak beradik yang ditinggalkan ibunya itu.

Mereka tinggal di rumah kontrakan yang terletak di lorong pos kamling Jalan Cumi-cumi, Lingkungan I, Kelurahan Tumumpa Dua, Kecamatan Tuminting.

Ia pun terpaksa mengurus sendirian kedua adiknya.

Hal itu dilakukannya karena mereka bertiga ditinggalkan ibu di rumah kontrakan tersebut sudah seminggu.

"Ibu pamit dengan alasan pergi kerja. Tapi sampai sekarang tidak pulang ke rumah," ujar Velin saat ditemui wartawan tribunmanado.co.id, di rumah kontrakannya, Jumat (01/03/2019) tadi.

Ditambahkannya, sejak ibu mereka pergi dia mengurus adik-adiknya di rumah tersebut.

"Saya ambil uang tabungan saya dengan jumlah Rp 44 ribu. Saya beli beras dan masak nasi di konfor gas," tambahnya.

Velin yang sedang duduk di bangku Sekolah Dasar Negeri (SDN) 72 Manado terpaksa harus berhenti sekolah karena sibuk mengurus adik-adiknya yang masih kecil.

"Mau tidak mau saya harus mengurus adik-adik saya. Meski adik Amelia sedang sakit, saya harus mengurusnya," tambahnya.

Ibu mereka bernama Novinta Pontoh. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved