Status Tersangka Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif Dilepas Kepolisian, Ini Penjelasannya

Penyidik Polres Surakarta menutup perkara dugaan tindak pidana pemilu yang diduga dilakukan oleh Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif

Status Tersangka Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif Dilepas Kepolisian, Ini Penjelasannya
Tribunwow
Slamet Maarif 11 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penyidik Polres Surakarta menutup perkara dugaan tindak pidana pemilu yang diduga dilakukan oleh Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif.

Sehingga, yang bersangkutan tak lagi menyandang status tersangka. Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Agus Tri Atmaja mengatakan, kepolisian belum bisa menemukan mens rea alias sikap batin pelaku perbuatan pidana, dari Slamet Maarif.

Sehingga, perbuatan Slamet Maarif belum bisa dikatakan memenuhi unsur tindak pidana pemilu.

"Karena sampai sekarang tersangka dipanggil belum bisa hadir, sedangkan kami punya waktu 14 hari. Sehingga, Slamet tidak berstatus tersangka lagi," ujar Agus ketika dikonfirmasi, Senin (25/2/2019).

Baca: Selain Luna Maya, 3 Artis Ini Juga Senasib Pacaran Lama Tapi Tak Menikah, Kini Dapat Jodoh Terbaik!

Baca: Bawaslu Sulut Siap Hadapi Hari Pencoblosan, Waktu Jadi Kendala.Setiap Pemilih 10-15 Menit di TPS

Ia menjelaskan, penghentian perkara Slamet Maarf ini tidak terjadi begitu saja. Namun, melalui pembahasan bersama sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) hingga penafsiran makna kampanye yang berbeda dari sejumlah ahli pidana dan KPU.

Polri, kata dia, bersikap netral, objektif, dan profesional dalam semua perkara, termasuk perkara ini. Dan, pihaknya tetap mempertimbangkan dan menghargai pendapat dari semua unsur Gakkumdu.

Lebih lanjut, ia menegaskan, penghentian perkara ini menunjukkan Polri tidak pernah mengkriminalisasi ulama.

Agus mengatakan, Polri akan tetap mengawal agar pemilu atau kampanye tetap berada dalam koridor hukum dan perundangan yang berlaku.

"Polri tetap menjaga pemilu tidak mengeksploitasi isu SARA, dan Polri akan tetap menjamin kondusivitas keamanan dengan mengedepankan supermasi hukum," jelasnya.r

Sebelumnya diberitakan, Ketum PA 212 Slamet Ma'arif menjadi tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran kampanye saat menjadi pembicara tablig akbar di Solo, Jawa Tengah, 13 Januari 2019.

Halaman
12
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved