Breaking News
Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

150 Orang Tewas usai Pesta Alkohol di India: Begini Ceritanya

Minuman keras menelan korban jiwa. Jumlah korban tewas akibat menenggak minuman keras beracun di India terus bertambah secara drastis.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
kompas.com
Sejumlah korban keracunan massal alkohol ilegal di negara bagian Assam tengah dirawat di rumah sakit di Jorhat. Sebanyak 150 orang telah tewas akibat menenggak minuman alkohol ilegal sejak Kamis (22/2/2019) malam. 

Para korban yang gagal diselamatkan meninggal hanya berselang beberapa jam setelah mengonsumsi minuman alkohol palsu itu. Disampaikan seorang pejabat Distrik Golaghat, para korban mengomsumsi minuman keras yang dibeli pada Kamis (21/2/2019) malam.

"Mereka membeli minuman tersebut pada Kamis malam dan mendadak sakit tak lama setelah meminumnya," kata Dhiraj Das, kepada AFP. Ditambahkannya, sebanyak 55 orang dilarikan ke rumah sakit pada malam itu setelah meminum alkohol palsu, sebagian dari korban tiba di rumah sakit sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Sementara dikatakan Menteri Utama Negara Bagian Assam, Sarbananda Sonowal, pihaknya telah memerintahkan untuk dilakukannya penyelidikan seputar kasus ini. Kepolisian negara bagian dilaporkan telah menangkap satu orang terkait minuman keras yang dicurigai menjadi penyebab kasus kali ini.

Selain itu dua pejabat dari departemen cukai telah ditangguhkan karena dianggap gagal mengambil tindakan pencegahan atas penjualan minuman alkohol yang berbahaya.

Insiden kematian akibat minuman keras palsu ini terjadi kurang dari sebulan dari kejadian serupa yang menewaskan sekitar 100 orang di negara bagian Uttar Pradesh dan Uttarakhand.

Ratusan penduduk miskin meninggal setiap tahunnya di India karena mengonsumsi minuman keras yang tercemar atau dicampur yang biasanya dijual dengan harga yang jauh lebih murah dari botol miras asli.

Dari sekitar 5 miliar liter minuman alkohol yang dikonsumsi warga India setiap tahun, sekitar 40 persen di antaranya merupakan miras ilegal. Demikian menurut data dari Asosiasi Anggur dan Alkohol Internasional India. *

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tenggak Miras Palsu, 25 Pekerja Perkebunan Teh di India Tewas"

Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved