Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

300 Siswa Ikut Olimpiade Sains Kuark di SD Frater Don Bosco Manado

Selain bidang keilmuan sains, yaitu matematika, biologi, dan fisika, ada juga Bahasa Indonesia dan istilah-istilah teknologi yang diperlombakan.

Penulis: | Editor: maximus conterius
Tribun Manado
Para siswa SD peserta Olimpiade Sains Kuark bersama orang tua diabadikan di sela kegiatan di SD Don Bosco Manado, Sabtu (23/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Theodoron Pongantung

MANADO, TRIBUN - PT Sains Kuark Internasional menyelenggarakan Olimpiade Sains Kuark 2019 di SD Frater Don Bosco Manado, Sabtu (23/2/2019).

Dalam penyelenggaran yang ke-15 ini, SD Frater Don Bosco ditunjuk sebagai tuan rumah daerah Sulawesi Utara.

Kegiatan ini diikuti 300 siswa dari berbagai SD di Kota Manado dan Tomohon.

Alex Bastian, panitia penyelenggara, mengatakan, sudah rutin setiap tahun Olimpiade Sains Kuark dilaksanakan.

Tujuannya merangsang anak-anak SD agar tertarik dengan sains serta melatih mereka mengikuti suatu kompetisi.

"Supaya dalam tumbuh kembang anak mereka sudah terbiasa dan tak akan bosan dengan teori sains," kata Bastian.

Baca: Eman Lepas 5 Siswa yang Bakal Berlaga di Olimpiade Matematika Internasional di Bulgaria

Baca: Sulut Utus 11 Siswa Berlaga di Olimpiade Sains Nasional

Selain bidang keilmuan sains, yaitu matematika, biologi, dan fisika, ada juga Bahasa Indonesia dan istilah-istilah teknologi yang diperlombakan di olimpiade ini.

Olimpiade Sains Kuark ini tidak seperti olimpiade yang diselenggarakan oleh dinas-dinas terkait. Pesertanya tidak dibatasi, orangtua yang merasa anaknya mampu boleh mengikutsertakan anaknya.

"Nanti peserta akan diseleksi di babak penyisihan, kemudian ke babak semifinal, dan final di Jakarta," ucap Bastian.

Heri Dani Rusanto, orangtua serta guru peserta dari Madrasah Alam, mengatakan, kegiatan seperti ini tidak kalah bergengsi dengan olimpiade-olimpiade resmi lainnya, karena para peserta diseleksi tiap daerah untuk diutus ke tingkat nasional.

BERITA POPULER:

Baca: Penemuan Jasad Bayi Tergantung di Pohon Bakau Pantai Tiwoho, Karim: Awalnya Saya Pikir Boneka

Baca: Pamit Pergi Takziah, Wanita Paruh Baya Ini Ditemukan Tewas Saat Berhubungan Intim dengan Selingkuhan

Baca: Begini Sosok Neno Warisman Pembuat Puisi Munajat 212 Sebelum Bersentuhan dengan Dunia Politik

"Tahun ini sudah kedua kalinya anak didik saya ikut serta, tahun kemarin jadi utusan Sulut ke tingkat nasional," kata Heri.

Ia berharap dengan adanya olimpiade ini pihak-pihak lain serta dinas terkait akan lebih rutin melaksanakan olimpiade atau kompetisi para pelajar di Sulut.

"Dengan banyaknya kompetisi yang dilaksanakan, siswa akan lebih fokus dan giat belajar, sehingga akan terhindar dari pengaruh buruk lingkungan sekitar," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved