Wali Kota Manado Curhat TPA Sumompo Sudah Tak Layak
Wali Kota Manado, Godbless Sofcar Vicky Lumentut mengatakan, TPA Sumompo tak lagi memenuhi standar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Indry Panigoro
Wali Kota Manado Curhat TPA Sumompo Sudah Tak Layak
Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sumompo, Kota Manado sudah tidak layak lagi.
Wali Kota Manado, Godbless Sofcar Vicky Lumentut mengatakan, TPA Sumompo tak lagi memenuhi standar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI
"TPA terkendala tidak memenuhi standar pelayanan, KLHK inginkan sistrm sanitary landfill yang ada sekarang open dumping," ujar dia saat rapat kordinasi evaluasi RKPD 2018 di Grand Kawanua Convention Center, Kamis (21/2/2018).

Wali Kota curhat di hadapan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, karena kondisi TPA seperti itu Manado sampai dikategorikan kota terkotor.
Baca: Gubernur Olly Dondokambey Beber Keberhasilan Daerah di Depan Bupati dan Wali Kota
Baca: Wakil Wali Kota Manado Kaget Pencari Kerja Sangat Banyak
Padahal situasi sebenarnya, TPA Sumomponsudah ridk layak sejak menampung sampah dan lumpur ketika banjir besar menimpa Kota Manado tahun 2014.
"TPA sudah penuh sejak menampung sisa banjir 2014," kata dia.
Ia berharap masalah ini bisa selesai dengan diprogramkannya bersama Pemprov Sulut yakni TPA Regional di Iloilo, Wori
"Semoga segera rampung," tutup Lumentut.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Manado Mor Bastian mengaku kaget dengan banyaknya pencari kerja dalam Job Fair Manado Kamis (21/02/2019) di Hotel Sahid Kawanua Manado.
"Sewaktu masuk kemari saya terkejut, banyak sekali para pencari kerja," kata dia saat memberi sambutan dalam pembukaan acara tersebut.
Dikatakan Mor, para pencari kerja musti memiliki kemampuan.
Baca: Ratusan Pencari Kerja Serbu Job Fair Manado di Hotel Sahid Kawanua
Baca: Cerita Pengungsi Erupsi Karangetang Sitaro, Petrus Ingin Bekerja Lagi
Dengan kemampuan itu, pekerjaan bisa diperoleh dengan mudah.

"Harus punya kemampuan, tak perlu banyak banyak, satu saja keahlian tapi benar
benar dikuasai," kata dia.