Setelah Melahirkan Secara Caesar, Wanita Ini Digantung Suami karena Minta Tolong Ganti Popok Bayi
Tragisnya diketahui wanita itu baru saja melahirkan buah hati mereka. Kasus kematian Dewi Murtosiyah ini pun dinilai janggal.
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
Dari hasil autopsi, ditemukan sejumlah tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh mayat.
Luka itu diduga bekas gantungan selendang. Dewi diduga tewas akibat digantung suaminya, Sugeng (38) di tangga. Dewi dihabisi usai melahirkan melalui operasi caesar.

Terdapat luka di dada sebelah kanan yang cukup luas, memar di anggota gerak atas, resapan darah di paru-paru serta di bagian kepala, semuanya akibat terkena benda tumpul.
“Untuk penyebab kematian secara langsung, tim Biddokkes Polda Jateng mengambil sampel beberapa organ tubuh untuk dilakukan pemeriksaan secara laboratoris, hasilnya akan diumumkan secara pasti sekitar seminggu lagi,” kata Rismanto di lokasi.
Kematian tidak wajar yang dialami oleh ibu muda yang baru saja melahirkan bayi laki-laki pada 29 Januari 2019 itu diduga karena ulah suaminya sendiri.
Menurut Rismanto, kini pihaknya telah menahan Sugeng, yang tidak lain merupakan suami korban.
Kejadian bermula pada tanggal Jumat 8 Ferbruari 2019. Saat itu, sore hari tejadi cekcok antara Dewi dengan suaminya di rumahnya di Desa Lambangan, Kecamatan Undaan, Kudus.
Sehingga Dewi terkena pukulan dari suaminya sampai tersungkur dan kepalanya terbentur dinding.
Rismanto mengatakan, rupanya cekcok tidak berhenti sampai di sini.
Esoknya, Sabtu 9 Februari 2019, terjadi lagi keributan di rumah tangga yang baru terjalin selama kurang lebih setahun.
Sekitar pukul 05.00 WIB, saat Dewi hendak ke kamar mandi mendapat dorongan sari suaminya.
Dewi pun tersungkur dan terbentur kursi sampai tak sadarkan diri.
Secara spontan, suaminya mengambil selendang untuk dililitkan ke leher dewi.
Seketika Dewi meninggal dunia.
Beberapa saat setelahnya, keluarga dari pihak suami mengundang tim kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan.