Berita Minahasa

Menteri PUPR: Bupati Teman Lama Saya di PU Dulu, Masa Saya Tak Bisa Bantu Minahasa

Menteri Basuki langsung menginstruksikan Dirjen Sumber Daya Air dan Direktur Sungai dan Pantai untuk melakukan pertemuan dengan Bupati Minahasa.

Menteri PUPR: Bupati Teman Lama Saya di PU Dulu, Masa Saya Tak Bisa Bantu Minahasa
ISTIMEWA
Bupati Minahasa Royke Roring bertemu dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di sela kegiatan yang digelar Kementerian PUPR di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Kamis (21/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Andreas Ruauw

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Bupati Minahasa Royke Octavian Roring mendapat perhatian khusus dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Seusai kegiatan serah terima aset rumah susun, rumah khusus, prasarana, sarana dan utilitas (PSU) yang digelar Kementerian PUPR di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Kamis (21/2/2019), Bupati Royke Roring yang juga mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Utara ini diterima langsung oleh Menteri Basuki.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban dan kesederhanaan itu, Menteri Basuki langsung menginstruksikan Dirjen Sumber Daya Air Hari Suprayogi dan Direktur Sungai dan Pantai Jarot Widyoko untuk melakukan pertemuan dengan Bupati.

Instruksi itu merupakan respons atas permohonan yang disampaikan Bupati Roring terkait pembahasan pemberdayaan dan penyelamatan Danau Tondano serta terkait penyempitan dan pendangkalan Danau Tondano.

“Pak Gubernur (Sulut) Olly Dondokambey itu rekan saya, Pak Bupati (Roring) juga teman lama saya di PU dulu, masa saya tak bisa bantu Minahasa,” kata Basuki yang juga pernah Kepala Biro Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum, Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum, serta Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum.

Baca: ROR Pimpin Rakor Bahas Eceng Gondok Danau Tondano

Baca: ROR: Pak Hukum Tua, Jangan Abaikan Perilaku Warga yang Mereklamasi Danau Tondano

Dalam kegiatan di Kementerian PUPR, Kabupaten Minahasa menerima hibah barang milik negara dengan total nilai Rp 1 miliar lebih atau Rp 1.005.975.788.

Aset negara yang diserahkan untuk dikelola Pemkab Minahasa meliputi rumah khusus di Keluarahan Wewelen, Kecamatan Tondano Barat, yang dibangun tahun 2014 senilai Rp 637.820.059.

Ada pula prasarana sarana utilitas (PSU) Perumahan Griya Sea Lestari 3 yang dibangun tahun 2017 senilai Rp 332.155.729.

Bupati hadir didampingi Kepala Dinas Perkim Minahasa Raf Moleon dan Kabag Humas dan Protokoler Moudy Pangerapan.

Dalam rangka tertib administrasi pengelolaan penatausahaan BMN, ada dua dokumen yang ditandatangani, yaitu berita acara serah terima BMN nomor 119/BA/Dr/2019 dan dokumen perjanjian hibah BMN nomor 114/PKS/Dr/2019.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mewakili pihak pemberi hibah dan Bupati Minahasa sebagai pihak penerima.

Salah satu kewajiban pihak penerima hibah BMN sebagaimana tertuang dalam perjanjian tersebut yaitu melakukan pemeliharaan, pengoperasian, perawatan, pengamanan fisik dan pengamanan hukum atas objek yang diterima. (*)

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved