Soal Pemkab Bolmong Pindah Kas Daerah dari BSG, Salihi Tawarkan Solusi Ini
Bank Sulut Gorontalo (BSG) atau Bank SulutGo segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Komisaris Utama BSG,
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Gonjang-ganjing pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dari Bank Sulut Gorontalo (BSG) atau Bank SulutGo menyita perhatian publik di Sulawesi Utara.
Mantan Bupati Bolmong periode 2011-2016 Salihi Mokodongan ikut angkat bicara perihal pemindahan kas daerah ke BNI itu.
Tribunmanado.co.id, Jumat (15/02/2019) sore, berkesempatan mewawancarai Salihi di kediamannya di Desa Motabang, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolmong.
Saat tiba di rumahnya, Papa Da'a, sapaan akrabnya, tidak sibuk. Ia bersedia untuk diwawancarai.
Mengenakan kaus berkerah abu-abu dan celana panjangnya, ia sangat ramah menerima dan mulai bercerita. Berikut hasil wawancana eksklusif dengan mantan top eksekutif Pemkab Bolmong ini:
Bapak pernah memimpin Bolmong selama 5 tahun. Tentu punya pengalaman dengan BSG, bisa ceritakan?
Sejak masa kepemimpinan tahun 2011 bersama Wabup Yanny Ronny Tuuk, keuntungan di BSG terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Bagaimana soal keuntungan yang diperoleh daerah sewaktu bermitra dengan BSG?
Kalau terkait laba atau keuntungan kala itu pembagiannya 40 persen dan 60 persen. Keuntungan buat BSG dapat 60 persen dan Pemkab Bolmong dapat 40 persen.
Bisa lebih dirinci lagi bagaimana proses pembagian keuntungan?
Nah, dari 40 persen (milik) Pemkab (Bolmong) dibagi lagi 20 persen untuk tambahan saham di BSG dan 20 persen lagi untuk dana corporate social responsibility atau CSR.
Lalu bagaimana dengan keterwakilan putra daerah di jajaran komisaris dan direksi BSG?
Saya mendukung keinginan Bupati Yasti (Soeprejo Mokoagouw) terkait adanya perwakilan putra daerah (asal) Bolaang Mongondow raya untuk duduk di direksi BSG. Alasannya Bolmong memiliki saham yang besar di BSG.
Soal persyaratan untuk duduk di jajaran direksi BSG?
Beberapa putra daerah Bolmong sudah ada yang memenuhi syarat menduduki jabatan di BSG. Bisa hanya di divisi-divisi saja.
Kan Pemkab Bolmong beralasan BNI menawarkan CSR lebih besar ketimbang BSG, tanggapannya?
Kalau memang BNI menawarkan CSR lebih besar dari BSG, sangat bagus buat Bolmong.
Apa Bapak punya tawaran solusi penyelesaian?
Sangat mudah sebenarnya menyelesaikan permasalahan terkait BSG dengan Pemkab (Bolmong), apabila gubernur memberikan perwakilan buat putra daerah khususnya di Bolmong raya untuk masuk direksi atau divisi BSG.
Komisaris BSG: RUPS setelah Audit
Bank Sulut Gorontalo (BSG) atau Bank SulutGo segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Komisaris Utama BSG, Sanny Parengkuan mengungkapkan, RUPS akan digelar selesai Kantor Akuntan Publik melakukan audit atas laporan keuangan BSG.
"Kita tunggu hasil audit akuntan publik. Tidak lama hasilnya keluar, nanti di RUPS data kantor angkutan publik yang digunakan, bukan data Bank SulutGo," kata dia kepada tribunmanado.co.id, Jumat (15/2/2019).
Kata Sanny, RUPS kali ini akan melaporkan kinerja tahun lalu. Belum diketahui apa akan ada pembahasan soal penarikan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) oleh Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow.
"Tergantung pemegang saham, agenda itu kalau ditawarkan disetujui maka dibahas," ujar mantan Birokrat Pemprov Sulut ini.
Soal RKUD sulit dihindari untuk dibahas karena menyangkut dengan kinerja laba operasi tahun lalu yang masih menunggu hasil audit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/salihi-mokodongan-serahkan-mobil-dinas_20160718_204731.jpg)