Breaking News:

Teknisi Telkom Akses, Daniel Denis Howan Langsung Kejang-kejang saat Tersengat Listrik di Bitung

Daniel Denis Howan warga Wonasa Kapleng Manado yang hendak memasang tiang Telkom di depan samping Kantor Wali Kota Bitung meninggal dunia.

Penulis: Chintya Rantung | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Chintya Rantung
rekan-rekan kerja Korban Daniel di Rumah Sakit 

TRIBUNMANADO.CO.ID,BITUNG - Daniel Denis Howan, warga Wonasa Kapleng Manado meninggal dunia tersengat listrik saat memasang tiang Telkom di depan samping Kantor Wali Kota Bitung, pada Selasa (12/2/2019)

Korban adalah pekerja PT Mutiara Jaya Perkasa (MJP), subkontraktor dari PT Telkom Akses.

Daniel Denis Howan, PT Telkom Akses bersama dengan 6 teman lainnya dari Manado ditugaskan untuk memasang tiang di depan pangkalan Yonmarhanlan VIII.

Daniel berada di bawah tiang, sementara beberapa pekerja berada di atas tiang.

Sehingga ledakan tersebut mengena kepala Daniel.

Korban yang lain mengalami luka-luka akibat sengatan.

 Baca: BREAKING NEWS: Daniel Howan Teknisi PT Telkom Akses Meninggal Tersetrum saat Pasang Tiang Telkom

Baca: Tersetrum saat Sedang Mengecat Tembok, Dua Warga Tegal Tewas Seketika

Baca: Tersetrum Listrik Saat Bekerja, Kakak Penyanyi Syahrini Dikabarkan Meninggal Dunia

Teman kerja Daniel di RS Angkatan Laut Dr Wahyu Slamet Bitung Tengah

Teman kerja Daniel di RS Angkatan Laut Dr Wahyu Slamet Bitung Tengah (Tribun manado / Chintya Rantung)

Rivaldo Walean, korban lainnya mengatakan saat ledakan, kepala Daniel langsung berdarah dan kejang-kejang.

Sehingga temannya langsung membawa di Rumah Sakit Angkatan TNI Laut Wahyu Slamet.

Seorang korban bernama Arianto Mewengkang dirawat di UGD.

Sementara korban lain diberikan perawatan oleh pihak rumah sakit TNI Angkatan Laut dr Wahyu Slamet Bitung.

Sabrin Ilato, seorang teknisi bersama korban saat pemasangan tiang telkom menjelaskan, dia bersama empat teknis lainnya termasuk korban ditugaskan untuk memasang tiang Telkom.

"Kami dari Manado tujuh orang. Teman satu sementara dirawat dan lainnya, lainnya hanya luka ringan akibat sengatan listrik," sebutnya.

Daftar Korban

Daniel Denis Howan (22),Ada lima korban yang terpental akibat sengatan listrik yaitu:

  1. Rifaldo Walean (20) warga kelurahan Tanjung baru lingkungan II kecamatan Wanea kota Manado,
  2. Arianto Mewengkang (21) warga kelurahan Makeret Timur kecamatan Wenang Manado, Cristian Karaseran (23) warga Kota Manado,
  3. Sabrin Ilato (20) warga Kelurahan Tuminting Lingkungan I Kecamatan Tuminting Manado, dan
  4. Arfandi Cristofel Kaseunaung (24) warga kelurahan Karombasan Selatan Lingkungan III Kecamatan Wanea Kota Manado.

Dari kelima korban ini, satu dirawat di rumah sakit angkatan laut Dr Wahyu Slamet Bitung dan empat lain hanya mengalami luka ringan.

Kapolsek Maesa Kompol Robert Ulenaung saat dikonfirmasi menjelaska awalnya saksi - saksi bersama korban menggunakan kendaraan pick up dengan membawa tiang Telkom yang akan dipasang di Kelurahan Bitung Barat Dua.

"Tepatnya di depan Yonmarhanlan VIII keenam saksi bersama korban memasang tiang dengan cara manual di mana tanah yang sudah digali dipasang keenam korban ini memeluk tiang tersebut," kata dia.

Ia menambahkan, pada saat tiang besi terpasang, bagian atasnya terkena ke aliran listrik dengan tegangan tinggi.

"Kelima saksi terlempar sedangkan korban tetap memeluk tiang hingga meninggal dunia," sebutnya.

Kronologi

Sabrin Ilato, teman korban mengatakan saat itu Daniel Denis Howan (meninggal dunia) dan korban Haryanto Musa Mewengkang (dirawat) hendak memasukkan tiang telkom ke lubangnya.

"Untuk mengangkat tiang itu kami bergantian posisi. Pertama ketika posisi tiang berdiri saya yang berada di depan," ujarnya.

Ketika tiang listrik dimasukkan ke dalam lubang, posisi Daniel Denis Howan bersama dengan dua teknisi lain yaitu Haryanto Mewengkang dan Rivaldo Walean, berada di bagian bawah dan memeluk tiang bagian bawah.

Ujung tiang listrik Telkom yang hendak mereka pasang bersentuhan dengan tiang listrik PLN.

Tiang Telkom langsung meledak.

Posisi Daniel Denis Howan yang pada waktu itu memeluk tiang langsung bersama Hariyanto yang paling dekat dengan ledakan.

Sementara teknisi empat teknisi lainnya terpental tidak jauh dari tiang.

Denis langsung kejang-kejang dan Hariyanto tidak sadarkan diri dan langsung dibawa ke rumah sakit angkatan laut Dr Wahyu Slamet  oleh teman-teman teknisi lain.

TONTON JUGA:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved