Misi Marko Simic hingga Kekhawatiran Ivan Kolev Jelang Laga Kedua Lawan Newcastle Jets

Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic mengusung misi mulia buat klub-klub Indonesia terkait kiprah timnya di Liga Champions Asia (LCA).

Misi Marko Simic hingga Kekhawatiran Ivan Kolev Jelang Laga Kedua Lawan Newcastle Jets
Instagram.com/persijajkt
Skuat Persija Jakarta merayakan kemenangan atas Home United di Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura, Selasa (5/2/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic mengusung misi mulia buat klub-klub Indonesia terkait kiprah timnya di Liga Champions Asia (LCA).

Marko Simic mengakui bahwa langkah Persija Jakarta untuk menembus fase grup Liga Champions Asia (LCA) begitu sulit karena rendahnya ranking kompetisi dalam negeri dalam pemeringkatan AFC.

Imbasnya, Persija yang merupakan juara Liga 1 musim 2018, harus melalui tahapan kualifikasi sejak babak pertama untuk bisa menembus babak utama LCA.

Untuk itu, Simic ingin membantu Persija meraih hasil maksimal di kualifikasi LCA agar koefisien Indonesia bisa menanjak naik.

Baca: Debat Pilpres ke-2, Jokowi akan Menyampaikan Program Kerja Realistis dengan Kebutuhan Indonesia

Baca: Berikut Website Resmi Pendaftaran P3K dan CPNS

Dengan begitu, klub Indonesia bisa mendapat jatah tiket langsung ke babak utama seperti yang pernah dirasakan pada era-era sebelumnya.

"Saya tidak tahu apakah ada klub Indonesia yang pernah main (dan lolos langsung) LCA sebelumnya. Ada ya beberapa tahun lalu? Mungkin pernah saat koefisiennya (Liga Indonesia) masih bagus," kata Simic kepada wartawan.

"Sekarang, kami ingin menampilkan performa bagus pada babak eliminasi LCA. Setidaknya harus ada satu tim (Indonesia) yang bisa langsung tembus fase grup LCA" ujarnya menambahkan.

"Sehingga, kami harap tahun depan bisa seperti klub Malaysia Johor Darul Takzim (JDT). JDT tahun ini langsung tembus ke fase grup LCA (tanpa kualifikasi)," katanya lagi.

Jika Persija gagal melaju ke babak utama LCA, Simic pun bertekad untuk meraih hasil yang lebih bagus di Piala AFC.

Dia mencontoh keberhasilan JDT yang menjadi juara Piala AFC 2015 sehingga ranking Malaysia naik pada pemeringkatan AFC.

Baca: Polsek Pinolosian Ajak Masyarakat Kerja Sama Bongkar Kasus Penemuan Mayat Gadis Tanpa Busana

Baca: 3 Tahun ODSK Pimpin Sulut, Ekonomi Kerakyatan Berbasis Sinergitas Sukses Terbangun

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved