Polisi Tetapkan Slamet Ma'arif sebagai Tersangka, Karopenmas: Semua Sama di Mata Hukum

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo pun menegaskan bahwa semua warga negara sama di mata hukum.

Polisi Tetapkan Slamet Ma'arif sebagai Tersangka, Karopenmas: Semua Sama di Mata Hukum
tirto.id
Brigjen Pol Dedi Prasetyo 

"Ini polanya makin hari mendekati pemilu makin banyak tokoh-tokoh yang merupakan bagian dari BPN seperti ditarget," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (11/2/2019).

 
Wakil Ketua Umum Gerindra itu menilai bahwa penahanan sejumlah orang-orang yang berada di kubu Prabowo-Sandi merupakan bagian dari upaya untuk menghambat pemenangan di Pilpres 2019.

Salah satu cara yang digunakan yakni membungkam orang-orang yang selama ini kerap melontarkan kritik kepada pemerintah.

"Ya tentu ini upaya untuk menghambat pemenangan di Pilpres, salah satucaranya tadi dengan itu," katanya.

Baca: Polri Tangkap Eks Napi Teroris Harry Kuncoro, Saat Akan ke Suriah Lewat Iran

Pihaknya kata Fadli akan memberikan bantuan hukum kepada Slamet Ma'arif. BPN akan membela Ketua Persaudaraan Alumni 212 itu dalam proses hukum karena dituding melakukan pelanggaran Pidana Pemilu.

"Saya kira kami akan bela habis-habisan tentu saja. Karena menurut saya, ini tidak perlu (tersangka). Kalau kita lihat apa yang terjadi ini kan bersifat administratif saja ya. Jangan dikriminalisasi. Banyak juga pelanggaran yang dilakukan paslon 01 tapi tidak ditindaklanjuti," pungkasnya. (TRIBUNNEWS)

Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved