Lava Gunung Karangetang

Gunung Karangetang Berbahaya, Pengungsi Kembali Diungsikan, Kali Ini ke Gereja

Untuk lebih memastikan keamanan warga, pemerintah kembali mengungsikan mereka ke tempat lebih aman, yakni di gedung Gereja GMIST Nazareth Kawahanang.

Gunung Karangetang Berbahaya, Pengungsi Kembali Diungsikan, Kali Ini ke Gereja
Tribun Manado
Para pengungsi beristirahat di gereja GMIST Nazareth Niambangeng Kawahang, Minggu (3/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, SIAU - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro dibantu aparat keamanan TNI dan Polri memindahkan warga pengungsi yang terancam guguran lava pijar Gunung Karangetang dari Desa Kawahang, Minggu (3/2/3019).

Sebelumnya warga dari Kampung Batubulan yang daerahnya terancam diungsikan di rumah-rumah warga di Desa Kawahang.

Untuk lebih memastikan keamanan warga, pemerintah kembali mengungsikan mereka ke tempat yang lebih aman, yakni di gedung Gereja GMIST Nazareth Niambangeng Kawahang.

"Kami sudah pindahkan ke tempat yang lebih aman supaya masyarakat bisa beristirahat dan lumayan jauh dari lokasi tempat mengalirnya guguran lava di kali Malebuhe dan Batuare," jelas Camat Sibarut Chatrine Lukas.

Baca: Retni Hanya Bawa Alkitab Saat Dievakuasi, Ketika Gunung Karangetang Keluarkan Lava

Baca: Karangetang Berbahaya, Polsek Sibar dan Koramil 02 Siau Larang Warga ke Kampung Batubulan

Baca: Gunung Karangetang Lepaskan Guguran Lava, Jumlah Warga yang Dievakuasi Bertambah

Ia menjelaskan, di gereja yang berada di bukit tersebut ada 43 jiwa yang mengungsi; di situ ada satu balita.

"Di sini posko pengungsian, termasuk posko kesehatan," jelasnya.

Sementara kondisi di sepanjang jalan menuju Kampung Kawahang tampak abu kecokelatan beterbangan.

Warga yang beraktivitas juga ada yang menggunakan masker ada juga yang tidak.

Warga diungsikan di gereja yang posisinya lebih jauh dari daerah aliran guguran lava Karangetang, Minggu (3/2/2019).
Warga diungsikan di gereja yang posisinya lebih jauh dari daerah aliran guguran lava Karangetang, Minggu (3/2/2019). (Tribun Manado)

Opa Lewi Gundami-Gansa mengatakan, baru saja mereka dipindahkan dari tempat mengungsi awal.

"Baru tadi dipindahkan," kata dia.

Menurutnya, hal itu tidak masalah, yang penting mereka aman.

"Kami ikut saja yang diatur oleh pemerintah," jelasnya. (*)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved