Kisah Kadis Kesehatan Manado, Kampanye Lawan DBD tapi Warga Tak Membuka Pintu Rumah

Penderita DBD terbanyak berasal dari Mapanget, Malalayang, Tikala, Wanea, Sario, Singkil dan Paal Dua.

Kisah Kadis Kesehatan Manado, Kampanye Lawan DBD tapi Warga Tak Membuka Pintu Rumah
istimewa
Wali Kota Manado melakukan fogging di kawasan pekuburan. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Arthur Rompis

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bermaksud baik namun tidak digubris. Pengalaman itu dialami Kepala Dinas Kesehatan Manado Nora Lumentut kala hendak menyosialisasikan cara mencegah demam berdarah dengue (DBD) kepada masyarakat.

"Saya ketuk pintu namun tuan rumah tidak mau ketemu saya, padahal saya hanya ingin jelaskan cara memberantas jentik nyamuk," kata dia.

Namun Nora tak jera. Ia terus turun naik rumah mengampanyekan cara penanggulangan jentik nyamuk.

Kadis Kesehatan Manado Nora Lumentut
Kadis Kesehatan Manado Nora Lumentut (Tribun manado/Arthur Rompis)

Baca: Lantaran DBD Mor Instruksikan Kerja Bakti Tiap Hari: Catat Pegawai yang Malas, Lapor ke Saya!

Baca: Sudah 8 Warga Manado Tewas karena DBD, DPRD Desak Pemkot Tetapkan Status ‘Kejadian Luar Biasa’

Dikatakan Nora, pihaknya melakukan penyuluhan penyakit DBD di Malalayang Timur, Selasa (29/1/2019).

Didapati masih banyak jentik nyamuk di rumah warga serta pemukiman.

"Paling banyak ditemui ember atau kaleng berisi air hujan," katanya.

Nora membeber, DBD masih saja meneror kota Manado. Jumlah penderita terus bertambah.

"Penderita saat ini sudah 366, jumlah korban jiwa 8," katanya.

BERITA POPULER:

Baca: Ahmad Dhani Dipenjara, Neno Warisman: Kalau Rocky Gerung Diapain Ya?

Baca: Mayat di Perkebunan Batu Buaya Desa Kalait Diduga Bernama Firansia Tarek, Ini Akun Facebooknya!

Baca: Terbaru Terkait CPNS 2019, Hanya Digelar di Tiga Provinsi, Ada juga Penerimaan PPPK Lho!

Sebut dia, penderita DBD terbanyak berasal dari Mapanget, Malalayang, Tikala, Wanea, Sario, Singkil dan Paal Dua.

Ia mengimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkungan.

"Kuncinya hanya itu, jaga kebersihan lingkungan. Jangan hanya berharap fogging; fogging hanya diterapkan pada kondisi khusus. Fogging juga tidak bisa membasmi jentik nyamuk," kata dia. (*)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved