Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ini Manfaat Pesantren Kilat di Bolsel

Di Kabupaten Bolsel, pesantren kilat dilaksanakan sedikit berbeda karena melibatkan personel kepolisian.

Penulis: | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUN MANADO/FELIX TENDEKEN
Ini Manfaat Pesantren Kilat di Bolsel 

Ini Manfaat Pesantren Kilat di Bolsel

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Pesantren kilat (Sanlat) biasanya dilaksanakan untuk memanfaatkan libur sekolah dengan kegiatan positif.

Di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara, dilaksanakan sedikit berbeda karena melibatkan anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Urban Bolaang Uki.

Kata Kapolsek Urban Bolaang Uki Kompol Baharudin Samin, melalui Bintara Polsek Bripka Peppy Gobel, Minggu (20/01/2019) kegiatan ini bermanfaat untuk pemuda yang bertikai atau berselisih paham.

Baca: Tak Hanya Terlilit Hutang, Ini Alasan Vanessa Angel Terjun ke Prostitusi, Benarkah karena Nafsu?

Baca: Ini Sejarah Figura, Dulunya Ajang Adu Ilmu Hingga Kiat Menipu Roh Jahat

"Saat kita menggelar operasi ketertiban bermasyarakat kemudian menemukan pemuda sedang miras (meminum minuman keras) atau berselisih paham langsung kita bawa ke Polsek diberikan arahan kemudian ikut pesantren kilat," jelas Peppy.

Kata dia, kegiatan Sanlat ini sudah dilaksanakan cukup lama kurang lebih tiga tahun dengan tujuan menghindarkan remaja dan pemuda dari kegiatan yang tidak berguna dan berdampak negatif.

Baca: Edy Rahmayadi Mundur dari Ketum PSSI, Ini 5 Fakta Mundurnya Edy

Baca: Wow! Dengan Uang Rp 16.000 Bisa Dapat Rumah di Italia

"Nah mereka wajib lapor dan saya yang membimbing langsung," jelasnya.

Adapun kata komandan ada banyak manfaat yang didapatkan melalui kegiatan ini diantaranya, memperkuat akidah, menambah pengetahuan ibadah, jadi tahu baca Alquran, menanamkan akhlakul karimah, jalin silaturahmi, menambah pengalaman ibadah sunah, dan lain sebagainya.

Baca: Tak Ada Surat Pembatalan, KPU Boltim Keluarkan Nama Baru, Janter Sebut Tak Sesuai Prosedur

Baca: Jadi Janda 4 Kali, Cinta Penelope Nikah Lagi, 6 Pria Ini Isi Hatinya, Satu Bule Gugur sebelum Nikah

"Yang paling utama belajar introspeksi diri dan menghargai orang lain, menanamkan semangat gotong royong, belajar hidup sederhana, berani atasi masalah, kebersamaan, serta dapat mengembangkan potensi dalam diri," jelasnya.

Dijelaskan, kegiatan seperti ini yang dilaksanakan paling lama sepekan mendapat dukungan positif dari masyarakat yang ada di Bolsel.

Baca: KBK Keuskupan Manado Adakan Pleno Awal Tahun, Ini Hasilnya!

Baca: Indomaret Renovasi Gedung SD Katolik 10 Fransiskus Buha dan Beri Bantuan Beasiswa

"Banyak yang sudah merasakan manfaatnya, bahkan ada yang sudah sukses," tandasnya.

(Tribun Manado/Felix Tendeken)

TONTON JUGA:

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved