Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gunakan Parang. Pemburu Tebas Kepala Piton

Cerita penangkapan piton tersebut bermula saat Amad menyambangi rawa di kawasan Basirih, Banjarmasin Selatan.

Editor: Aldi Ponge
Istimewa/tribunnews
amad pemburu piton 

Ular piton jantan itu bergerak. 

Amad langsung mencari mana kepala dan mana ekor ular piton.

Berjibaku dengan ular, Amad lantas mengeluarkan parang dan menebas kepala reptil tersebut.

"Saya tak sanggup menarik ular itu ke rawa yang kering. Ular itu rupanya baru makan, jadi susah ditarik karena berat bobotnya. Akhirnya saya cabut parang dan tebas kepalanya," tukas Amad.

Seusai piton ditarik ke permukaan, Amad melanjutkan perburuan menuju ular piton betina yang sedang mengerami telur tadi.

Baca: Macan Tutul di Gunung Lawu Karanganyar Ini Ditangkap Setelah Memangsa Puluhan Kambing

Nasib si betina sama seperti si jantan, mati ditebas parang Amad.

Amad segera mengumpulkan kedua ular dan menguliti di sekitar situ juga.

"Setelah diluruskan, ternyata panjang ularnya 15 meter. Tak terbayang bagaimana jika ular tadi saat hidup melakukan perlawanan," ujar Amad.

Berhubung si jantan terlihat habis makan, Amad penasaran dengan apa yang dimangsa ular piton tersebut.

Ia khawatir jika ular tersebut telah memangsa manusia.

"Ya, khawatir juga kalau ular tadi ada memangsa manusia. Makanya saya hati-hati mengoyak, kalau dugaan saya benar, saya akan laporkan ke warga sekitar,"
ujarnya.

Setelah dibelah, ternyata isi perut ular tersebut hanya seekor kambing.

Setelah menguliti, Amad kemudian bergegas membawa kulit sepasang ular besar dan panjang itu untuk dijemur dan nantinya dijual.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kisah Pemburu Ular Piton, Tebas Kepala Ular Piton Menggunakan Parang

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved