Berita di Sulut

12 Nelayan Hanyut pada 2018: Ada 80 Hari Torambang-ambing di Laut, Tewas hingga Hilang Selamanya

12 Nelayan Hanyut Sepanjang 2018: Ada 80 Hari Torambang-ambing di Laut, Tewas hingga Hilang Selamanya

Screenshot Video IG
Viral Video Detik-detik Penyelamatan 2 Nelayan yang Hanyut saat Gelombang Tinggi di Sangihe 

Seorang nelayan asal Minahasa Utara bernama Suleman Lawitan (84) warga Kima Bajo dikabarkan hilang saat melaut, Sabtu (20/1/2018).

Dari informasi yang diperoleh Tribun Manado, Minggu (21/1/2018) korban melaut sejak pukul 16.00 Wita kemarin.

Akan tetapi hingga saat ini korban belum juga pulang dari mencari ikan di perairan Mentehage.

Tak diketahui hasil pencarian korban

Baca: Musim Hujan, Inilah Lokasi Rawan Banjir dan Longsor di Manado 

Baca: DBD Meningkat di Sulut, Ada Warga Gunakan Pengobatan Alternatif dari Daun Pepaya hingga Kaki Anjing

3. Nelayan Likupang, Darman Bahoa dan Solat Panegoro - 7 Maret 2018

Dua nelayan Desa Maen, Kecamatan Likupang Timur, Minut yakni Darman Bahoa dan Solat Panegoro hilang saat melaut di perairan Likupang, Rabu (7/3/2018) pukul 15.00 Wita.

Kasubag Humas Polres Bitung AKP Hilman Mutalib membeber, keduanya naik perahu pelang warna hijau dengan mesin tempel dari desanya

"Pukul 12 siang, mereka mengabarkan lewat telepon kapal mereka dihantam badai hingga meain mati," kata dia.

Tiga jam kemudian, beber dia, keduanya kembali mengabarkan sudah berada di perairan Lihunu.

Pukul 16.30 wita, kabar datang lagi. "Katanya sudah di laut lepas," ujar dia.

Halaman
1234
Penulis: Aldi Ponge
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved