Tsunami Lampung - Kakek 80 Tahun Kelelahan setelah Berlari 2 Kilometer: Katanya Tsunami, Kita Panik!

Tsunami yang menerjang Lampung menyebabkan warga Bandar Lampung mengungsi ke tempat aman. Satu di antaranya adalah seorang kakek bernama Sutina (80).

Tsunami Lampung - Kakek 80 Tahun Kelelahan setelah Berlari 2 Kilometer: Katanya Tsunami, Kita Panik!
KOMPAS.com/Acep Nazmudin
Warga panik mendengar peringatan tsunami dan berlarian ke tempat yang lebih tinggi, Minggu (23/12/2018). 

Meski demikian, dua rumah tersebut kosong dan ditinggal oleh penghuninya.

Baca: Anneth Indonesian Idol Junior 2018 Tampil Dalam Perayaan Christmas Concert

Rusja (52), warga sekitar yang masih bertahan di Gudang Lelang, mengaku gelombang air laut semalam sangat tinggi.

"Ya makanya rumah itu jebol. Punya Pak Ari dan Pak Rohman," ungkap Rusja.

Kata Rusja, gelombang yang menghantam bibir pantai Gudang Lelang sangat keras.

"Makanya kapal-kapal pada mepet semua, karena gelombang tinggi itu. Kan rumah yang jebol itu kehantam kapal motor," tuturnya.

Lanjut Rusja, sebagian warga saat ini mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

"Ya ada sebagian yang masih ngungsi dan ada yang sudah balik. Ya namanya gelombang tinggi, siapa yang gak takut," tandasnya.

Kehilangan Anak

Takut air pasang tinggi, warga Bandar Lampung maraton untuk mencapai dataran yang lebih tinggi.

Yuli (40), warga Gudang Lelang, Telukbetung, nekat lari menyelamatkan diri saat mendengar suara gemuruh.

Halaman
1234
Editor: Indry Panigoro
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved