Biografi Tokoh Dunia
Hideki Tojo, PM Jepang Era Perang Dunia II
Hideki Tojo merupakan jenderal sekaligus Perdana Menteri Kekaisaran Jepang pada periode 1941 hingga 1944.
Namun setelah itu, kekalahan mulai menghinggapi Jepang. Salah satunya adalah Pertempuran Midway (4-7 Juni 1941) yang dianggap sebagai titik balik Sekutu menginvasi Pasifik.
Kekalahan Jepang semakin terasa ketika Pertempuran Saipan dan Pertempuran Laut Filipina yang merupakan salah satu kekalahan paling memalukan Jepang.
Setelah Pertempuran Saipan, beberapa elite Jepang mulai yakin mereka kalah dalam perang, dan merasa sudah waktunya untuk membuat perjanjian damai.
Puncaknya setelah keberhasilan Sekutu menginvasi Kepulauan Mariana, Tojo dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Staf pada Juli 1944.
Kemudian pada 22 Juli 1944, posisinya sebagai perdana menteri digantikan oleh Kuniaki Koiso, dan menghabiskan sisa perang di korps cadangan.
Setelah AS menjatuhkan bom atom ke Nagasaki dan Hiroshima, Tokyo mengumumkan menyerah pada 15 Agustus 1945, dan ditandatangani pada 2 September 1945.
3. Kematian
Setelah penyerahan tanpa syarat itu, panglima Sekutu Jenderal Besar Douglas MacArthur memerintahkan untuk menangkap sosok yang dianggap penjahat perang.
Ketika pasukan AS mengepung kediamannya pada 11 September 1945, Tojo berusaha bunuh diri dengan menembakkan pistol di dadanya.
Namun peluru itu tidak menembus jantung dan segera mendapat perawatan. Di tengah perawatan itulah, Tojo mulai berbicara.
"Saya minta maaf butuh waktu lama bagi saya untuk mati. Perang Asia Timur Raya sangat dibenarkan. Saya minta maaf pada negara ini," ujar Tojo dikutip dua wartawan Jepang.
Setelah pulih, dia dipindahkan ke Penjara Sugamo, kemudian diadili oleh Pengadilan Militer Internasional di Timur Jauh dengan tuduhan kejahatan perang.
Dia divonis hukuman mati dengan cara digantung pada 12 November 1948, dan eksekusinya dilaksanakan pada 23 Desember 1948, sepekan sebelum ulang tahunnya yang ke-64.
Dalam pernyataan terakhirnya, dia meminta maaf atas kekejaman yang dilakukan Jepang, dan meminta AS agar memberi pengampunan bagi rakyat Jepang yang menjadi korban bom atom.
Tugu peringatannya berlokasi di Kuil Hazu (sekarang Nishio, Aichi), sementara abu jenazahnya sebagian ditaruh di Kuil Yasukuni, dan sisanya di Pemakaman Zoshigaya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Biografi Tokoh Dunia: Hideki Tojo, PM Jepang Era Perang Dunia II"
Penulis : Ardi Priyatno Utomo
Editor : Ardi Priyatno Utomo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/hideki-tojo-pm-jepang-era-perang-dunia-ii.jpg)