Kesehatan
Hati-hati, 'Makanan Sehat' Belum Tentu Sehat
Kita seringkali menilai makanan berdasarkan labelnya. Misalnya, produk dengan label 'gluten free' atau 'tanpa lemak' langsung dianggap sehat
"Kita harus memperhatikan kualitas makanan yang akan kita konsumsi, ketimbang hanya memercayai produk lewat labelnya," kata dia.
Yang harus dihindari
Lippert juga mengingatkan agar kita tidak serta merta menilai sebuah menu makanan sehat tanpa memerhatikan porsinya.
Ia mencontohkan jus, smoothie, atau semangkuk besar puding chia dengan banyak kacang-kacangan, granola, dan buah.
Secara teori makanan tersebut memang sehat.
Baca: Perhatikan Hal Ini Sebelum Kembali ke Pelukan Mantan
Namun jika porsi yang dikonsumsi besar dan gula yang terkandung di dalamnya cukup banyak, maka makanan tersebut belum tentu sesehat yang kita dibayangkan.
"Cerdaslah menakar porsi makan kita, dan apa yang kita beli menjadi kunci dalam menjaga pola makan sehat," kata Lippert.
Sementara, Granato mengingatkan soal kandungan gula yang terkandung dalam sejumlah jenis minuman.
Ketika mengonsumsi es teh, misalnya, pastikan minuman tersebut tak mengandung gula, pewarna atau pemanis buatan.
Hindari minuman berkarbonasi karena minuman tersebut mengandung asam tinggi dan bisa mengakibatkan sejumlah penyakit, seperti inflamasi, dan melemahnya sistem pencernaan.
Hindari pula air dengan tambahan vitamin dan mineral. "Pilihlah air dengan alkali tinggi," ujar Granato.
TAUTAN AWAL: KOMPAS.COM
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/hati-hati-makanan-sehat-belum-tentu-sehat.jpg)