Pasca-operasi Caesar, Ini 5 Pantangan yang Perlu Anda Perhatikan
Wanita yang melahirkan melalui operasi caesar makin meningkat, sebagian diantaranya karena opsi pilihan
3. Konsumsi makanan yang bisa memicu sembelit
Satu sampai 2 minggu pertama setelah operasi caesar, sebagian ibu akan mengalami sembelit. Hal ini wajar terjadi.
Agar sembelit tidak semakin berat, hindari mengonsumsi makanan yang bisa memicu sembelit dalam jumlah besar, seperti cokelat, pisang, kopi, teh, sosis, dan daging sapi.
Bukan berarti makanan tersebut tak boleh dimakan sama sekali. Boleh saja, tapi dalam jumlah kecil.
Sebaliknya, dalam dua minggu pertama setelah operasi, usahakan untuk banyak mengonsumsi makanan yang berserat tinggi, seperti gandum, oat, nasi merah, pepaya, pir, dan sayuran hijau untuk membantu memperlancar buang air besar.
4. Banyak berbaring di tempat tidur
Usai menjalani operasi caesar, sebagian ibu memilih untuk banyak berbaring di tempat tidur.
Hal ini merupakan tindakan yang tidak tepat.
Alih-alih banyak berdiam diri di tempat tidur selepas menjalani operasi caesar, ibu justru harus aktif bergerak.
Tak perlu melakukan aktivitas yang berat seperti berlari atau berolahraga, tetapi ibu harus membiasakan diri untuk berdiri, berjalan, dan mengerjakan aktivitas sehari-hari seperti biasa.
Aktif bergerak akan membantu mempercepat penyembuhan luka operasi, juga akan mengurangi rasa nyeri di luka operasi.
Jika kondisi kesehatan ibu setelah operasi dalam keadaan baik, umumnya ibu mulai dianjurkan untuk berdiri dan berjalan satu hari setelah operasi.
5. Sering melihat dan menyentuh luka operasi
Setelah operasi, luka operasi akan ditutup oleh foam dressing (penutup luka operasi) selama 5-7 hari.
Setelah itu, ibu akan kembali kontrol ke dokter untuk diperiksa kembali luka operasinya.