Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mengapa Seks Bikin Suami-Istri Bahagia? Ini Alasannya

Hasil menunjukan orang-orang merasa lebih bahagia dan menemukan lebih banyak makna hidup setelah melakukan aktivitas seksual.

Editor: Indry Panigoro
kompas.com
ilustrasi suami istri 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Banyak pakar percaya aktivitas seksual dapat memperpanjang harapan hidup dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

Namun, riset terbaru menunjukan aktivitas menyenangkan bagi suami istri ini juga memiliki manfaat emosional.

Seks dapat memperkuat hubungan, menambah kebahagiaan dan makna hidup bagi pasangan.

Dilansir dari laman Time, riset ini dilakukan oleh peneliti dari Mason University, AS, yang dipimpin oleh Todd Kashdan.

Dalam riset ini, peneliti meminta 152 mahasiswa untuk mencatat perilaku seksual, emosional dan perasaan mereka setiap harinya selama  periode tiga minggu masa riset. 

Kesejahteraan peserta juga diukur melalui perasaan positif, suasana hati dan perasaan berarti dalam hidup mereka setiap harinya.

Hasil menunjukan orang-orang merasa lebih bahagia dan menemukan lebih banyak makna hidup setelah melakukan aktivitas seksual.

Aktivitas tersebut bisa berupa ciuman mendalam dan hubungan intim. Uniknya, temuan ini tidak terkait dengan kepuasan dan keintiman aktivitas seksual tersebut, atau bagaimana kondisi hubungan asmara mereka.

Baca: Tes Kepribadian: Sifat Asli Akan Terlihat, Pilih 1 dari 4 Gambar Wanita Ini, A Tipe Orang yang Keras

Sebaliknya, kebahagiaan seseorang tak dapat digunakan untuk memprediksi perilaku seksual dalam analisis mereka.

Temuan ini menunjukan kaitan antara hubungan seksual dan kesejahteraan manusia tergantung dari aktivtas seksual itu sendiri.

Baca: 6 Langkah Ini Bisa Tingkatkan Gairah Seks

Hal ini mungkin terkait dari efek kebutuhan dasar manusia. Kontak seksual adalah komunikasi penerimaan dan kedekatan sosial dari orang terkasih.

"Ada sesuatu mendalam tentang orang lain yang memberi kita akses ke tubuh mereka dan sebaliknya," ucap Kashdan.

Pengalaman semacam ini dapat menjadi sinyal kuat dari kedekatan yang meningkatkan kesehatan emosional.

Baca: Tes Kepribadian: Rasa Es Krim yang Paling Kamu Sukai Bisa Ungkap Sifat Aslimu, Rasa Cokelat Genit!

Dengan menggunakan metode riset yang berbeda, Kashdan dan timnya juga membuktikan adanya hubungan kuat antara seks dan kesehatan emosional.

Dalam metode ini, periset merekam pengalaman seksual, kekhawatiran akan penilaian orang, dan perasaan rendah diri.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved