Ekspor Melalui Pelabuhan Bitung Turun pada Oktober 2018

Sebagian besar komoditas ekspor nonmigas dikirim melalui beberapa pelabuhan di Sulawesi Utara

Ekspor Melalui Pelabuhan Bitung Turun pada Oktober 2018
TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS
Truk bermuatan sembako dan bahan lainnya parkir di kawasan Pelabuhan ASDP Kota Bitung, Kamis (18/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebagian besar komoditas ekspor nonmigas dikirim melalui beberapa pelabuhan di Sulawesi Utara, meskipun ada pula yang dikirim melalui pelabuhan di provinsi lain.

Pelabuhan Bitung sebagai pelabuhan laut terbesar di Sulawesi Utara pada Oktober 2018.

"Lebih dari 33 persen barang ekspor dikirim melalui pelabuhan ini, walaupun nilai
ekspornya mengalami penurunan sebesar hampir 36 persen," jelas Ateng Hartono Kepala BPS Sulut, Selasa (27/11/2018).

Baca: Kisah Ope Muhammad, 46 Tahun Jadi Pemotong Sapi, Datangkan Pisau Khusus dari Batu Malang

Sedangkan ekspor melalui Pelabuhan Amurang justru mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari US Dollar 8,765 juta pada 2017 menjadi US Dollar 15,748 juta.

Katanya, ekspor melalai Bandara Sam Ratulangi Manado mengalami peningkatan meski tak terlalu signifikan yaitu US Dollar 173,84 juta, dari nilai US Dollar 117,59 juta pada bulan sebelumnya.

Baca: Konsumsi Makanan Ini Agar Bayi Terlahir dengan Kulit Bersih dan Cerah

Selain itu, ekspor terjadi juga melalui pelabuhan di luar Sulawesi Utara semisal tanjung Priok, tanjung perak, bandara Soekarno-Hatta, Bandara Ngurah Rai, dan lainnya dengan nilai total US Dollar 32.328 juta.

TONTON JUGA:

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved