Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Dari Gathering Keagenan PT Pegadaian (Persero) Kanwil V Area Manado, Agen Jangan Hanya Kejar Fee

Ratusan agen PT Pegadaian (Persero) Kanwil V Area Manado mengikuti Gathering Keagenan, di Swiss-Bell Maleosan Hotel Manado, Rabu (21/11/2018)

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Christian Wayongkere
Ratusan agen PT Pegadaian (Persero) Kanwil V Area Manado mengikuti Gathering Keagenan, di Swiss-Bell Maleosan Hotel Manado, Rabu (21/11/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ratusan agen PT Pegadaian (Persero) Kanwil V Area Manado mengikuti Gathering Keagenan, di Swiss-Bell Maleosan Hotel Manado, Rabu (21/11/2018).

Ratusan agen Pegadian dari sejumah daerah di Provinsi Sulawesi Utara menerima berbagai cara dan ilmu menjadi seorang agen, lewat materi dengan tema Cara Jitu Meningkatan Pendapatan dari sejumlah narasumber.

"Gathering ini sebagai ajang ngobrol-ngobrol, sharing hingga tukar pikiran untuk membagi pengalaman," kata Vice Presiden PT Pegadaian wilayah V Area Manado Abdul W Assagaf saat membuka gathering keagenan, Rabu (21/1).

Menurut Assagaf dari data PT Pegadaian, ada 204 agen yang terdaftar namun tidak semua aktif. Sehingga melalui gelaran gathering keagenan yang kedua kalinya dalam tahun 2018 pihaknya melihat keberadaan agen yang tidak aktif.

Baca: Pegadaian Juga Bisa Layani Kredit Pembiayaan Amanah

Selain itu melalui gathering keagenan pihaknya memperkenalkan program pembiayaan kreasi dan amanah.

"Ada tiga jenis pembiayaan untuk para agen, pembayaran, pemasaran dan agen gadai," tambahnya.

Di akhir sambutannya, Assagaf mengatakan, gathering keagenan untuk mencari kebaikan bersama dengan keagenen. Pihaknya juga memberi apresiasi kepada cabang Manado Utara atas prestasi penjualan produk lewat agen.

"Para agen kiranya dapat jalankan perannya dengan baik, karena ada fee yang cukup menarik. Fee nya bisa untuk tambah pundi-pundi untuk keluarga," tandasnya.

Sunardi Senior Managemer Pegadaian Area Manado menyampaikan, informasi tentang pembiayaan kreasi dan amanah. Untuk pembiayaan kreasi Sunardi meminta agar agen pelihara nasabah agar rutin membayar, jangan sampai terlambat.

"Kalau sekali terlambat dan tidak diapa-apain nasabah akan berpandangan pasti bulan berikutnya boleh lewat membayar," urainya.

Kepada para agen agar mengenali nasabahnya, harus benar-benar punya usaha sebagai jaminan dari pembiayaan kreasi.

Kemudian untuk para agen melihat usaha dari nasabahnya sudah lebih satu tahun, jangan berikan kalau usaha tidak ada atau baru dimulai.

Tempat usaha bukan di daerah terlarang, di bantaran sungai.

Untuk kreasi multi guna pinjamannya Rp 10 - Rp 50 juta, di atas Rp 50 juta sudah masuk reguler prosesnya langsung di kantor cabang Pegadaian.

"Untuk kreasi multi guna dalam waktu dekat sudah masuk di aplikasi," tambahnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved