Dies Natalis ke 73 Pemuda Katolik, Jonan Minta Kader Militan dalam Bangun Bangsa dan Cinta Negara
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengimbau Pemuda Katolik tetap mempunyai semangat militansi untuk membangun bangsa
JAKARTA, TRIBUNMANADO.CO.ID - Rabu (14/11/2018) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengimbau Pemuda Katolik tetap mempunyai semangat militansi untuk membangun bangsa. Pemuda Katolik tidak hanya berjuang untuk dirinya sendiri, kelompok atau golongannya.
“Saya sangat mengimbau kepada Pemuda Katolik untuk tetap mempunyai semangat militansi untuk membangun bangsa dan cinta negara,” kata Ignasius Jonan usai menerima audiensi Pengurus Pusat Pemuda Katolik di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (14/11).
Jonan juga berpesan kepada seluruh kader Pemuda Katolik untuk selalu mengikuti perkembangan zaman. “Kader Pemuda Katolik tidak boleh tidak mengikuti perkembangan zaman. Itu harus,” tegas Jonan.
Dalam audiensi tersebut, Menteri Jonan menerima Pengurus Pusat Pemuda Katolik yakni Karolin Margret Natasa (Ketua Umum), Christopher Nugroho (Sekjen), Frederikus Lusti Tulis (Ketua Bidang Polhukam), Adry Susanto (Bendahara Umum). Hadir pula jajaran pengurus PP Pemuda Katolik yakni Alfonsus B Say, Yurist Oloan, Michelle Wondal, Rachel Cicilia Tuerah; Niko Harrry Gunawan, Yustinus Paat, dan Simon Petrus serta Theodora Ewalde Taek (Ketua Panitia Kongres Nasional Pemuda Katolik 2018 di Kupang).
Baca: Pemuda Katolik Gelar Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kaca Mata Gratis di Guaan
Baca: Kongres Nasional Pemuda Katolik Akan Dibuat di Kupang NTT pada Desember 2018

Baca: Baksos Pemuda Lintas Agama di Ketang Baru Sukses, Ini Kata Ketua Pemuda Katolik Lexi Mantiri
Baca: Persiapkan Acara Puncak Yubileum, Pemuda Katolik Adakan Kerja Bakti Massal di Lotta
Kepada Menteri Jonan, Ketua Umum PP Pemuda Katolik Karolin Margret Natasa menyampaikan rencana pelaksanaan Kongres Nasional Pemuda Katolik di Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tanggal 7-9 Desember 2018. Dalam kesempatan itu, Karolin juga menyampaikan undangan kepada Menteri Jonan untuk hadir sebagai pembic
pembicara dalam kegiatan Kongres tersebut. Kupang dipilih sebagai tempat penyelenggaraan Kongres Nasional Pemuda Katolik berdasarkan Keputusan Kongres Nasional Pemuda Katolik tahun 2015 di Batam, Kepulauan Riau.
Dalam Kongres tersebut membahas beberapa agenda di antaranya evaluasi pelaksanaan program kerja dan ketetapan Kongres 2015; menyusun program kerja untuk periode 2018-2021; dan pemilihan ketua umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Periode 2018-2021.
Pemuda Katolik adalah organisasi kemasyarakatan pemuda sekaligus organisasi kader di bawah naungan Gereja Katolik. Organisasi yang memiliki historis panjang seiring dengan perjalanan sejarah bangsa Indonesia pada era pejuangan kemerdekaan pada Kamis, 15 November 2018 merayakan Dies Natalis (Hari Lahir) ke 73. Pada awalnya Pemuda Katolik bernama AMKRI (Angkatan Muda Katolik Republik Indonesia). Pada tanggal 12 Desember 1949 dalam Kongres Umat Katolik seluruh Indonesia (KUKSI) maka AMKRI dirubah namanya dengan MKI (Muda Katolik Indonesia).
Dalam perkembangan selanjutnya, yaitu pada bulan Juni 1960 ketika diadakan kongres di Solo MKI berubah namanya menjadi Pemuda Katolik. Gagasan perubahan ini lahir dari seorang tokoh Katolik yang pernah menjadi Delegasi RI ke Konferensi Meja Bundar, yaitu Munajat. Keberadaan Pemuda Katolik adalah wujud nyata bagaimana kepedulian pemuda bangsa ini mengisi dan mengawal kemerdekaan yang telah dicapai.