Temuan Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Motif Pelaku, Uang Rp36 Juta hingga Perhiasan
Kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi masih dalam penyelidikan polisi. Polisi pun masih mendalami motif pelaku melakukan pembunuhan satu keluarga
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi masih dalam penyelidikan polisi.
Polisi pun masih mendalami motif pelaku melakukan pembunuhan satu keluarga di Bekasi ini.
Namun, hingga kini, polisi masih berusaha menggali motif pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi.
Pasalnya, tidak ada satu pun harta benda korban pembunuhan satu keluarga di Bekasi yang hilang.
"Banyak yang menanyakan motif, makanya motif itu sekarang sedang kita gali. Kita sedang mengecek apakah motif pekerjaan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono, dikutip TribunStyle.com dari Grid.id, Rabu (14/11/2018).
Jika motif pelaku adalah perampokan, maka kejanggalan terbesar dalam kasus ini adalah barang berharga korban yang utuh.
"Dia kan jualan di situ, barang-barang nggak rusak semua, masih utuh semua, perhiasan korban masih utuh, uang Rp 36 juta juga ada di dompet nggak ilang. Nggak ada barang hilang di saa, kemudian apakah di bisnisnya dia ada konflik," tambah Argo Yuwono.
Sementara itu, polisi pun terus melakukan penyelidikan pada keluarga terdekat korban.
"Kemudian yang kedua, apakah di keluarga itu di pribadi juga ada, baik dengan keluarga, baik dengan tetangga ada tidak di situ sedang kita gali," imbuhnya.
Polda Metro Jaya yang menangani kasus ini pun membentuk tim gabungan bersama Polres Metro Bekasi Kota dan Polsek Pondokgede untuk mengungkap kasus pembunuhan sadis ini.

"Kami sudah olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Polda Metro Jaya bakal membentuk tim beserta Polres Bekasi Kota dan Polsek Pondok Gede, semua tim akan melakukan penyelidikan," jelas Kabid Huma Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono.
Polisi pun masih akan mencari motifnya.
"Kami akan mencari motifnya. Dalam olah TKP kami juga mencari apakah ada sidik jari, barang bukti hasilnya kami evaluasi kita selidiki," tambahnya.
Menurut Argo, tidak ada harta kekayaan atau barang korban yang dilaporkan hilang.
"Dari informasi tim kami perhiasan masih ada perhiasan, uang masih ada. Kami masih mendalami. Termasuk keterangan pihak keluarga, kami akan dalami tunggu kondisi mereka masih berduka," katanya.