Breaking News
Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mengungkap Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Polisi Bentuk Tim Khusus

Sebelumnya, polisi juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Editor: Siti Nurjanah
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BAHCTIAR
Rumah korban pembunuhan di Jalan Bojong Nangka 2, RT02, RW07, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi menggemparkan warga sekitar. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polisi menyatakan telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki dan mengungkap kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi.

Dikutip dari Kompas.com, hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo, Selasa (13/11/2018).

“Kapolres sudah membentuk timsus (tim khusus) untuk menangani dan mengungkap kasus tersebut dibantu oleh Unit Jatanras (Kejahatan dan Kekerasan) Polda Metro,” kata Dedi.

Sebelumnya, polisi juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Baca: The Power of Indomie Bikinan Indofood, Indonesia, Anak-anak Nigeria Mudah Dibujuk Ikut Vaksinasi

Barang bukti yang diamankan oleh polisi diantaranya adalah pakaian korban dan 1 bilah gunting.

“Pakaian korban dan 1 bilah gunting,” kata Dedi.

Barang bukti tersebut diduga oleh polisi digunakan untuk melukai korban.

Namun polisi belum dapat mematikan siapa pemilik barang tersebut dan masih menunggu hasil penyelidikan.

“Belum tahu (barang bukti) milik siapa masih dalam lidik,” kata Dedi.

Pernyataan lain juga diungkapkan oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto.

Baca: Fakta Pertandingan Indonesia Vs Timor Leste di Piala AFF 2018, Norio Tsukitate Protes Kondisi Rumput

Kombes Pol Indarto mengatakan bahwa korban dugaan pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Jatirahayu tersebut mengalami luka akibat senjata tajam dan benda tumpul.

"Ada luka benda tumpul, dengan luka senjata tajam," kata Indarto di lokasi kejadian, Selasa (13/11/2018) dikutip dari TribunJakarta.com.

Luka yang didapatkan oleh masing-masing korban letaknya berbeda-beda.

Diperum Nainggolan (38) kepala keluarga mengalami luka pada bagian leher, Maya Boru Ambarita (37) isteri mengalami luka yang sama pada bagian leher.

Kemudian kedua anak yakni Sarah Boru Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7) tidak mengalami luka terbuka namun tewas diduga akibat disekap hingga kehabisan oksigen.

Baca: Jalan Bandara-Likupang Dibangun Baru 1 Kilometer, Kepel: Lahan Belum Bebas

Sebelumnya, diberitakan TribunWow dari Wartakotalive, terjadi pembunuhan satu keluarga di Bekasi yang terdiri dari suami istri dan dua anak.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved