Bisnis Emas Pegadaian Masih Berkilau
Tiga proyek pergudangan di Jawa Barat yang dirilis tahun ini masih akan membetot perhatian PT Mega Manunggal
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Tiga proyek pergudangan di Jawa Barat yang dirilis tahun ini masih akan membetot perhatian PT Mega Manunggal Property Tbk pada tahun depan. Salah satu gudang siap beroperasi secara bertahap mulai tahun depan.
Kembali mengingatkan, total luas tiga proyek gudang Mega Manunggal mencapai 133.000 meter persegi (m²). Perinciannya, gudang 67.000 m² di Delta Silicon Cikarang, gudang 36.000 m² di Jalan Raya Bogor, Depok, dan gudang 30.000 m² di kawasan industri di Jababeka.
Gudang di Delta Silicon Cikarang dan gudang di Jalan Raya Bogor sudah masuk tahap konstruksi. Sementara gudang di Jababeka kemungkinan akan masuk tahap groundbreaking atau penanaman tiang pancang pada akhir tahun ini atau awal tahun depan.
Ketiga proyek gudang tersebut menyedot anggaran sekitar Rp 1 triliun. Sumber dananya terdiri dari 30% kas internal dan 70% pinjaman perbankan.
Menurut jadwal, gudang di Delta Silicon Cikarang bakal menjadi gudang pertama yang beroperasi mulai tahun depan. Namun, operasionalnya secara bertahap dalam kurun waktu pembangunan 1,5 tahun hingga dua tahun.
Untuk tahap awal, Mega Manunggal berencana menyerahkan hasil pembangunan gudang di Delta Silicon Cikarang kepada tenant atawa penyewa pada semester pertama tahun depan.
"Kami akan deliver di semester pertama tahun 2019 seluas 20.000 m² dulu," ungkap Azhar Musafi, Corporate Finance & Investor Relations PT Mega Manunggal Property Tbk saat dihubungi KONTAN, Senin (12/11).
Meskipun pembangunan belum kelar, Mega Manunggal sudah mengantongi kontrak sewa. Alhasil, emiten berkode saham MMLP di Bursa Efek Indonesia itu yakin operasional gudang di Delta Silicon Cikarang akan mengerek tingkat keterisian alias okupansi gudang menjadi 100% pada tahun depan.
Sejauh ini, Mega Manunggal sudah mengoperasikan delapan gudang dan beberapa gedung perkantoran. Termasuk gudang di Jababeka V dan Cileungsi yang beroperasi mulai tahun ini. Mereka mengklaim 95% proyek properti tersebut telah tersewa.
Terdorong e-commerce
Salah satu pemantik ekspansi gudang Mega Manunggal adalah pertumbuhan sektor e-commerce. Tak heran jika salah satu pelanggan besarnya adalah PT Lastana Express Indonesia atau Lazada.
Tengok saja catatan keuangan mereka per 30 September 2018. Lazada menjadi satu dari tiga pelanggan besar dengan nilai transaksi lebih dari 10% terhadap total pendapatan (lihat tabel).
Gudang seluas 36.000 m² di Jalan Raya Bogor yang menjadi bagian dari tiga proyek baru Mega Manunggal tadi, merupakan pesanan Lazada. Gudang tersebut akan melengkapi gudang Lazada terdahulu seluas 31.500 m² yang sudah beroperasi.
Jadi, kelak total gudang Lazada bikinan Mega Manunggal seluas 67.500 m². "Kami punya kontrak dengan Lazada yang sedang ekspansi dan kami membuatkan persis di samping gudang sebelumnya untuk tambahan kapasitas," terang Azhar.
Sambil melanjutkan pembangunan proyek, Mega Manunggal mengejar target kinerja 2918. Mereka memproyeksikan pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi alias EBITDA tahun ini bakal tumbuh minimal 50% ketimbang tahun lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/emas_20171109_004708.jpg)