Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pegadaian Targetkan Laba Tumbuh 8%

Kinerja penyaluran pinjaman atau outstanding loan PT Pegadaian (Persero) belum mampu berlari kencang.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
ISTIMEWA
Pegadaian 

"Di tengah kondisi dunia saat ini, kantor luar negeri (KLN) pada akhir tahun 2018 diproyeksikan kinerja rata-rata tumbuh 10% yoy," ujarnya, Senin (6/11).

Bank Mandiri memiliki enam kantor cabang di luar negeri. Antara lain Cayman Island, Shanghai, Hong Kong, Singapura, Timor Leste (Dili), London, Malaysia (remitansi).

Bank Mandiri juga tengah melakukan kajian pembukaan kantor di kawasan Asia Tenggara secara bertahap. "Pengembangan ini dapat dilakukan berupa pembukaan cabang, pendirian anak usaha, maupun akuisisi bank lain," katanya.

Bank BNI mencatatkan kinerja cukup positif terutama dari sisi kredit cabang bank dari luar negeri. Pemimpin Divisi Internasional BNI Henry Panjaitan menuturkan , sampai kuartal III 2018 total kredit KCLN BNI tumbuh 41% yoy.

Kinerja KCLN ini juga ikut ditopang dari pertumbuhan bisnis trade finance yang tumbuh 64% yoy pada akhir September 2018 lalu.

Pertumbuhan tersebut menyokong laba sebelum pajak KCLN mencapai US$ 38 juta di kuartal III 2018. KCLN BNI memiliki bisnis meliputi loan, trade, sekuritas dan remitansi. "Di samping itu KCLN juga berfungsi mencari dana murah khususnya dalam mata uang dollar AS di luar negeri," ungkap Henry.

MDKA Akuisisi Lahan Tambang 100 Ha

PT Merdeka Copper and Gold Tbk (MDKA) mengakuisisi perusahaan pertambangan PT Pani Bersama Jaya (PBJ). Emiten ini menggelontorkan dana sebesar Rp 836,43 miliar untuk mengambil alih kepemilikan 68,93% saham perusahaan itu.

Corporate Secretary PT Merdeka Copper Gold, Adi Adriansyah Sjoekri mengatakan, dana akuisisi diambil dari kas internal. Mengutip keterbukaan informasi MDKA yang dirilis Senin (5/11), hingga September 2018, perusahaan memiliki kas dan setara kas sebesar US$ 28 juta. Sementara, fasilitas pinjaman mencapai US$ 181 juta.

Menurut Adi, pengambilalihan PBJ dilakukan untuk mendukung pengembangan usaha. "PBJ memiliki izin usaha pertambangan seluas 100 hektare," kata dia, Rabu (7/11).

Setelah akuisisi rampung, MDKA akan melanjutkan eksplorasi untuk menentukan tingkat produksi optimal tambang emas PBJ.

Sehingga, menurut Adi, tambang baru itu belum memberikan kontribusi terhadap pendapatan dan produksi MDKA tahun ini.

Namun, di masa mendatang, keberadaan PBJ diperkirakan akan berdampak positif terhadap keberlangsungan operasional, sebab akan meningkatkan produktivitas MDKA.

Hingga triwulan III-2018, MDKA membukukan pendapatan sebesar US$ 216,18 juta, naik 266,46% dibanding periode yang sama tahun lalu. Laba bersih juga meningkat 187,54% menjadi US$ 53,11 juta.

Periode Januari-September MDKA telah memproduksi emas seberat 123.330 ons troi, perak 99.740 ons troi dan tembaga 4.450 ton. Hingga akhir tahun ini, produksi emas ditargetkan mencapai 155.000-170.000 ons troi.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved