Penggelapan Mobil

Ini Modus Pelaku Penggelapan Mobil yang Libatkan 4 Anggota Polres Kotamobagu

Polda Sulut mengungkap modus 14 tersangka penggelapan mobil di Sulawesi Utara.

Ini Modus Pelaku Penggelapan Mobil yang Libatkan 4 Anggota Polres Kotamobagu
KOLASE TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO
Barang Bukti penggelapan mobil dan Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito konferensi pers 

Pada 13 September 2018, tim menangkap lelaki MM di Kotamobagu dan lelaki HI ditangkap di Gorontalo.

Selanjutnya, pada 25 Oktober 2018, tim menangkap HD dan lelaki TA yang juga terlibat pembuatan STNK dengan data kendaraan yang dipalsukan.

Adapun barang bukti yang disita polisi saat ini adalah:

  • 18 (delapan belas) unit kendaraan roda empat,
  • 4 (empat) lembar STNK palsu kendaraan roda empat,
  • 1 (satu) lembar STNK asli kendaraan roda empat,
  • 2 (dua) lembar pajak palsu ranmor roda empat, dan
  • 1 (satu) lembar pajak asli ranmor roda empat

Saat ini, berkas tujuh tersangka, yaitu, MP, SM, RM, RG, ML, HJ dan RK bersama barang bukti sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Sulut (Tahap II).

Untuk para tersangka GM, HD, MM dan HI, berkas perkaranya sampai saat ini sudah tahap I di Kejaksaan Tinggi Sulut.

Sedangkan lelaki JM, HN dan TA sementara dalam tahap pemberkasan.

Baca: Dari Fortuner Hingga Sigra Jadi Barang Bukti Penggelapan Mobil oleh Oknum Polisi

 Mafia Penyewa Mobil.

Vian, warga Winangun, Kota Manado, mengaku sempat mencari mobilnya hingga ke Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Manado.

"Setelah mereka sewa selama sebulan, mobil saya tak kunjung dikembalikan. Saya lalu ke TKB dan menunjukkan foto dari orang yang menyewa mobil itu," ujarnya ketika ditemui Tribunmanado.co.id di Mapolda Sulut, Kamis (8/11/2018).

Namun, beberapa penyedia jasa mobil di TKB justru mengatakan bahwa orang yang difoto adalah mafia penyewa mobil.

Halaman
1234
Penulis: Nielton Durado
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved