SMPN 3 Amurang Bersyukur Dapat Bantuan Komputer PT Cargill

Kalangan siswa dan guru SMP Negeri 3 Amurang (Satap), Kecamatan Amurang, Kabupaten Minsel menerima bantuan dari PT Cargill Amurang.

SMPN 3 Amurang Bersyukur Dapat Bantuan Komputer PT Cargill
Istimewa
Penyerahan bantuan PT Cargill Amurang ke SMP Negeri 3 Amurang 

Laporan Wartawan Tribun Manado Andrew Alexander Pattymahu

TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG - Kalangan siswa dan guru SMP Negeri 3 Amurang (Satap), Kecamatan Amurang, Kabupaten Minsel menerima bantuan dari PT Cargill Amurang.

Hal ini langsung disyukuri oleh kepala sekolah, guru-guru bahkan siswa-siswi di sekolah tersebut.

"Bantuan 6 unit tempat sampah, terlebih dua unit komputer ini sungguh sangat berarti bagi kami. Karena tahun depan, untuk kedua kalinya sejak tahun 2018, kami akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara mandiri," kata Fera Ottay Kepsek SMPN 3 Amurang, Senin (5/11/2018).

Menurutnya paket bantuan ini merupakan jawaban doa dan mujizat nyata dari Tuhan. "Kami ucapkan terima kasih kepada PT Cargill yang berkenan memilih SMPN 3 Amurang sebagai salah satu sekolah penerima dana bantuan CSR di penghujung tahun 2018 ini," tambah dia.

Sementara itu, tokoh masyarakat yang juga Ketua Komite SMPN 3 Amurang, Selvi Arianci Akay dan tokoh agama Pdt Paula Karwur STh mengungkapkan, dibawah kepemimpinan Kepsek Fera, SMPN 3 Amurang mengalami banyak kemajuan dan terobosan.

Antara lain mampu jalin kerjasama yang baik dengan komite sekolah, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan pemuka agama di Desa Ranoketang Tua.

''Hasilnya, berkat partisipasi aktif masyarakat, Kepsek Fera berhasil merampungkan pembangunan satu unit Ruang Kelas Baru (RKB) yang kini dihuni oleh siswa kelas VIII. Terobosan lainnya, untuk pertama kalinya sejak sekolah ini berdiri pada 2012 lalu, SMPN 3 Amurang sukses melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018 secara mandiri,'' ungkap Akay dan Karwur.

Padahal, lanjut Akay dan Karwur, RKB tersebut sempat bertahun-tahun terhenti pembangunannya karena kendala keuangan. ''Kepsek Fera memang tipe pemimpin yang inovatif, kreatif dan punya jiwa membangun demi kemajuan sekolah ini," tutur mereka.

Sementara itu Wakil Kepala Sekolah, Olha Kelly SPd, MAP menyatakan salut kepada Kepsek Fera yang dinilainya berani mengambil resiko demi kemajuan sekolah dan masa depan peserta didik.

Menurut Kelly, pada pelaksanaan UNBK 2018 lalu banyak SMP di Minsel yang masih ragu-ragu melaksanakan UNBK 2018 secara mandiri, dan hanya menumpang menggunakan fasilitas komputer milik sekolah lain. Tapi, Kepsek Fera justru bertekad melaksanakan UNBK secara mandiri. Padahal, SMPN 3 Amurang tidak punya fasilitas komputer client, apalagi server dan jaringan internet.

''Tapi, Kepsek Fera tak pernah kehabisan ide dan pantang menyerah sehingga sukses melaksanakan UNBK 2018 secara mandiri. Tahun-tahun sebelumnya, siswa kelas IX hanya ikut ujian nasional secara manual yakni menggunakan pensil dan kertas,'' tutur Kelly yang turut dibenarkan tiga guru setempat, Jeklin Gonie SPd, Fanny Abuno SPd, dan Femmy Rugian.

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved