Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Hans Terima Rp 1.000 dari Warga, Ambil Air Bersih, Mandi dan Buang Air di MCK Komunal

Hans Kalare (63) Warga Kelurahan Tumumpa I, Lingkungan IV, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) tetap kerasan

TRIBUNMANADO/CHRISTIANWAYONGKERE
Hans Kalare (63) Warga Kelurahan Tumumpa I, Lingkungan IV, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) tetap kerasan bermukim disekitar MCK komunal. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Hans Kalare (63) Warga Kelurahan Tumumpa I, Lingkungan IV, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) tetap kerasan bermukim disekitar MCK komunal.

Ditemui Tribunmanado.co.id, Hans dan Since Lalaki (73) sang istri nampak sedang duduk disebidang tempat tepat dibawah MCK.

Hans nampak sedang makan sang istri mendampingi sedangkan anak dan cucunya berada di MCK, ada yang sedang mandi dan menyapu halaman MCK.

Baca: Maxi Minta Pemkot Prioritaskan Masalah Warga Tinggal di Toilet

"Saya tidur beralaskan karpet didepan satu diantara 10 bilik MCK," kata Hans.‎

Terpantau barang-barang rumah seperti perlengkapan dapur, tempat jemuran pakaian dari tali dan lainnya berada didalam bilik MCK.

Sedang dibagian lainnya tepat dibawah tangga MCK dibangun seperti bilik terbuang dari tripleks beralaskan atap seng dan berlantai beton.

Baca: Derita Keluarga yang Tinggal di Toilet, Tak Dapat Raskin dan Tak Masuk PKH, Sekarang Harus Bayar Ini

Istri dan cucu Hans tidur diatas tempat tidur beralaskan kasur dan anak-anak didalam kamar tripleks.

"Dari 10 bilik MCK terdiri dari dua WC dan dua kamar mandi yang masih aktif dipergunakan," terangnya.

Hans mengaku menempati MCK Komunal bantuan pemerintah pusat melalui pemerintah Kota Manado, diera kepemimpinan Wali Kota Manado Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Harley Mengindaan mulai tahun 2014.

Baca: Kisah Sekeluarga Tinggal di Toilet, Tahan Dingin dan Hirup Bau Busuk, Hans Terkena Penyakit Paru

Baca: Derita Keluarga Tinggal di Toilet, Tidur Tak Nyaman, Anak Belajar di Toilet, Hingga Malu Jika Ibadah

Hans bukan tak punya rumah, tak jauh dari MCK ke arah bukit dibagian atas atau sering disebut masyarakat puncak Lamadang.

Namun sayangnya di tahun 2013 rumah mereka terkena musibah bencana alam tanah longsor.

Saat ini kondisi rumah Hans sudah tak ada, hanya beberapa tiang pondasi beton yang berdiri telanjang. Dari pengakuan Hans berdirinya beton pondasi dari bantuan dan sukarela warga sekitar.

Baca: Begini Kondisi Hans Kalare Sekeluarga yang Tinggal di Sekitar MCK komunal

Meski sudah berulang-ulang masuk TV dan media masa Hans mengaku belum disentuh pemerintah melihat kondisi Hans dan keluarga.

"Terserah pemerintah, kami akan dengar mereka mua apakan nasib kami. Kalau sudah ada bantuan di rumah yang lama kami mau kembali tinggal disana," urainya.

Selama tidur diatas lantai berlapis tehel, Hans mengaku sering merasa kedinginan diterpa angin karena terbukanya tempat tidur tak seperti tidur di kamar.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved