Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Menangis & Ungkap Perjuangannya di Gempa Palu, Pasha: Kalau Masih Dianggap Lalai, Saya Siap Mundur

Kabar terbaru datang dari Pasha Ungu yang kini masih berada di tengah-tengah korban gempa Palu.

Editor: Siti Nurjanah
Instagram/pashaungu_vm/BMKG
Pasha Ungu 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar terbaru datang dari Pasha Ungu yang kini masih berada di tengah-tengah korban gempa Palu.

Seperti yang diketahui, Pasha Ungu yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Palu menjadi salah satu pengungsi di antara korban gempa Palu.

Selama itu pula, Pasha Ungu terekam ikut membantu para korban gempa Palu.

Pasha Ungu bantu relawan saat gempa Palu
Pasha Ungu bantu relawan saat gempa Palu (Instagram Pasha Ungu)

Namun pada Rabu (17/10/2018), tiba-tiba beredar video viral Pasha Ungu yang tengah menangis.

Cuplikan video yang berasal dari Kompas TV itu diunggah ulang oleh akun fanbase Pasha di Instagram yakni @pashaholic_vm.

Dalam video itu, suara Pasha mulai bergetar hebat saat menceritakan kondisi para korban gempa.

Pasha berkisah bahwa ia menyadari betul seperti apa kesedihan para korban dan ia pun merasakan semuanya itu.

"Saya menyadari betul kesedihan, apa namanya ya, saya membayangkan mereka itu tidak makan. Kami pun merasakan itu," ujar Pasha.

Pasha Ungu bagikan cerita pasca gempa Palu
Pasha Ungu bagikan cerita pasca gempa Palu (Instagram Pasha Holic VM)

Pasha mengatakan bahwa ia akan menerima seandainya mereka masih dianggap salah, meskipun sudah memberikan bantuan.

Mantan vokalis Ungu itu mengutarakan keterbatasannya saat membantu korban gempa Palu yang jumlahnya sangat banyak.

"Ya tapi kalau pun kami tidak dianggap yang paling bertanggungjawab, yang paling salah. Ya saya kira kami juga terima. Kami melekat tanggung jawab kami di sini sebagai pelayan masyarakat tapi apalah dia, kami juga punya keterbatasan kami punya ketidakmampuan untuk melayani seluruh masyarakat kota Palu yang jumlahnya lebih dr 400 ribu jiwa," lanjutnya sambil terisak.

Pasha mengungkapkan bahwa para korban gempa dan tsunami termasuk dirinya sendiri tak bisa melakukan apa-apa selama 4 hari.

Menurut Pasha, mereka harus menunggu pasca bencana karena Kota Palu lumpuh.

"Tadi saya ingin menyampaikan bahwa praktis kami 4 hari tidak bisa melakukan apa-apa. Kami katakan Kota Palu lumpuh selama 4 hari. Kami pun menunggu pasca bencana," ujarnya.

Tak hanya itu saja, Pasha juga mengatakan bahwa ia siap mundur jika memang dianggap lalai dalam mengatasi bencana di kotanya.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved