Senin, 4 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mie Like This, Kuliner Berwarna Sehat yang Bikin Ketagihan Penikmatnya

Dipilihnya nama Mie Like This, adalah karena menu mie ini disukai semua orang, baik anak hingga lanjut usia (lansia).

Tayang:
Editor:
SURYA.CO.ID
Mie Like This 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Inovasi mie dengan campuran buah dan sayur sehingga berwarna, menjadi andalan Topline Cafe.

Itu tampak dengan ditawarkannya menu Mie Like This dengan empat varian mie berwarna-warni.

Dipilihnya nama Mie Like This, adalah karena menu mie ini disukai semua orang, baik anak hingga lanjut usia (lansia).

Tak hanya itu, karena mie ini terbuat dari bahan alami dan tak berbahaya bagi kesehatan.

“Orang Indonesia juga penggemar mie, makanya menjadi ‘mie seperti inilah’ yang disuguhkan,” jelas Manager Marcom Topline Cafe di Hotel Pop Diponegoro, Ika Fitri Tunjungsari, Kamis (4/10/2018).

Mie Like This yang ditawarkan Topline Cafe ini menggunakan empat macam bahan dari buah, sayur dan charcoal (arang aktif).

Dengan begitu, maka ada empat warna mie yang berbeda, yakni merah, oranye, hijau dan hitam.

Mie merah itu dari bahan buah naga. Lalu mie oranye dari bahan wortel, mie hijau dari sawi hijau dan mie hitam dari campuran charcoal.

“Semua bahan ini alami, sehingga mie yang disajikan juga sehat,” jelasnya.

Sajian mie ini tak lengkap rasanya dengan tambahan empat varian rasa pada topping, yakni sambal matah, salted egg, sauce cheese dan sambal bawang.

Campuran empat varian rasa ini adalah dengan ayam fillet goreng.

“Penyajian Mie Like This ini memang tanpa kuah atau hanya dengan campuran minyak bawang. Untuk mendapatkan citarasa ini, minyak bawang dicampur dengan garam, gula dan lada. Baru setelah itu, campuran digabung dengan mie yang sudah matang,” paparnya.

Sedangkan untuk membuat mie, dia menggunakan bahan tepung terigu, telur, garam dan air. Bahan ini kemudian diaduk dan diuleni hingga kalis dan digiling menggunakan mesin mie.

“Bahan seperti buah naga, sawi hijau, wortel atau charcoal itu dicampur dengan bahan mie tadi, sehingga muncul warna merah, hijau, oranye atau hitam,” katanya.

Sedangkan seorang konsumen, Wahyu Dito (30) warga Pagesangan mengakui, mie warna warni ini memberi pilihan sensasi rasa.

Saat mencoba mie oranye, dia merasakan citarasa sedikit manis dan rasa wortel pada mie.

“Ketika dipadukan dengan ayam goreng pedas, ada sensasi berbeda. Manis, gurih dan pedas,” katanya.

Begitu pula dengan mie hitam dari charcoal. Dia merasakan gurih pada mie. Itu menjadikan citarasa gurih, asin dan pedas jadi satu.

“Mienya juga tanpa kuah sehingga rasanya lebih terasa,” pungkasnya. Sudharma Adi

Siapkan 2 Kg Mie Tiap Hari

Menu mie adalah menu utama yang jadi andalan Topline Cafe. Makanya, Topline Cafe selalu menyiapkan 1-2 kg mie matang tiap harinya.

Manager Marcom Topline Cafe di Hotel Pop Diponegoro, Ika Fitri Tunjungsari menjelaskan, kebutuhan mie sekian, agar bisa dipilah-pilah untuk dicampur dengan salah satu varian mie.

“Ini memang cukup banyak, tapi selalu habis,” ujarnya.

Ketersediaan mie hingga dua kg ini sebagian besar untuk membuat mie hitam dari charcoal.

Sejak beberapa hari ini, banyak konsumen yang menyukai mie hitam dibandingkan varian mie lainnya.

Selain karena terasa gurih, juga tampilan warna mie yang agak unik.

“Ini banyak yang suka, tapi varian mie lain seperti mie hijau dan merah juga suka,” pungkasnya.

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved